Berita

Poster acara Syawalan Akbar yang diinisiasi LSM Penjara 1/Istimewa

Nusantara

Inisiasi Syawalan Akbar, LSM Penjara 1 Konsolidasi bersama Mahasiswa dan 47 LSM se-Jakarta

SELASA, 22 APRIL 2025 | 23:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Dalam rangka memperkuat solidaritas gerakan sipil pasca-Idulfitri 1446 Hijriah, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pemantau Kinerja Aparatur Negara (Penjara) 1 mengambil langkah strategis dengan menginisiasi penyelenggaraan Syawalan Halal Bihalal Akbar. 

Kegiatan ini akan mempertemukan dua pilar moral bangsa, yakni kalangan mahasiswa dan aktivis dari 47 LSM se-Jakarta. Rencananya, acara akan digelar di Gedung Joang ’45, Menteng Raya No.31, Jakarta Pusat, pada Jumat, 25 April 2025.

Syawalan Akbar ini tidak semata menjadi ajang silaturahmi tradisional, tapi juga dirancang sebagai ruang konsolidasi kebangsaan. 


Fokus utama kegiatan adalah mempererat jejaring sosial-politik masyarakat sipil, memperkuat komitmen terhadap demokrasi, supremasi hukum, serta meningkatkan peran publik dalam mengawal jalannya pemerintahan.

Ketua Umum LSM Penjara 1, Teuku Z. Arifin menegaskan, Syawalan Akbar ini merupakan wujud nyata kesadaran kolektif atas pentingnya memperkuat gerakan sipil sebagai pilar penyeimbang kekuasaan.

“Kami tidak sekadar menggelar seremoni, melainkan membangun ruang pikir kolektif. Ini adalah momentum untuk memperkuat barisan melawan korupsi, mencegah penyalahgunaan wewenang, dan mempererat persatuan dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika,” tegas Arifin, melalui keterangannya, Selasa 22 April 2025.

Syawalan Akbar ini bakal dihadiri oleh sekitar 500 peserta. Terdiri dari tokoh-tokoh mahasiswa, perwakilan organisasi masyarakat sipil, serta elemen masyarakat umum yang memiliki komitmen dalam menjaga integritas bangsa dan memperkokoh demokrasi.

Arifin menuturkan, untuk rangkaian acara meliputi Sambutan Kebangsaan dari Ketua Umum LSM Penjara 1 dan tokoh-tokoh masyarakat sipil. Kemudian Forum Halal Bihalal Reflektif, sebagai ruang berbagi inspirasi dan pengalaman gerakan sipil, dan dilanjutkan dengan sesi ramah tamah yang bertujuan mempererat hubungan personal dan jaringan strategis antarpeserta.

Inisiatif ini mendapat dukungan luas dari berbagai kalangan, menunjukkan bahwa kolaborasi lintas sektor antara mahasiswa dan LSM bukan sekadar wacana, melainkan menjadi kekuatan nyata yang bergerak bersama demi Indonesia yang lebih adil, demokratis, dan berintegritas.

"Melalui kegiatan ini, LSM Penjara 1 kembali menegaskan komitmennya sebagai jembatan antara nurani rakyat dan struktur negara, serta mengukuhkan perannya dalam menjaga kesinambungan gerakan masyarakat sipil yang kritis, partisipatif, dan transformatif," demikian Arifin.

Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

UPDATE

ASEAN di Antara Badai Geopolitik

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:44

Oknum Brimob Bunuh Pelajar Melewati Batas Kemanusiaan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:32

Bocoran Gedung Putih, Trump Bakal Serang Iran Senin atau Selasa Depan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:24

Eufemisme Politik Hak Dasar Pendidikan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:22

Pledoi Riva Siahaan Pertanyakan Dasar Perhitungan Kerugian Negara

Minggu, 22 Februari 2026 | 18:58

Muncul Framing Politik di Balik Dinamika PPP Maluku

Minggu, 22 Februari 2026 | 18:22

Bank Mandiri Perkuat UMKM Lewat JuraganXtra

Minggu, 22 Februari 2026 | 17:51

Srikandi Angudi Jemparing

Minggu, 22 Februari 2026 | 17:28

KPK Telusuri Safe House Lain Milik Pejabat Bea Cukai Simpan Barang Haram

Minggu, 22 Februari 2026 | 16:43

Demi Pengakuan, Somaliland Bolehkan AS Akses Pangkalan Militer dan Mineral Kritis

Minggu, 22 Februari 2026 | 16:37

Selengkapnya