Berita

Suasana Batavia PIK di kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara/Ist

Politik

Empat Langkah Wujudkan PIK 2 Inklusif dan Berkelanjutan

SELASA, 22 APRIL 2025 | 20:03 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Keterlibatan masyarakat lokal sangat penting dalam membangun karakter sebuah kawasan. Faktor ini penting diperhatikan Pantai Indah Kapuk (PIK 2) yang semakin tumbuh sebagai salah satu magnet wisata di Jakarta.

Pakar strategis pariwisata nasional, Taufan Rahmadi mengatakan, keberlanjutan pariwisata tak mungkin tercapai jika warga setempat hanya jadi penonton.

“Masyarakat lokal adalah sebuah keharusan. Salah satu kekuatan pariwisata itu justru sejauh mana masyarakat bisa berinteraksi langsung dengan destinasi. Tanpa itu, akan sulit bicara keberlanjutan," kata Taufan dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 22 April 2025.


Di PIK 2, Taufan menyarankan porsi keterlibatan masyarakat lokal lebih ditingkatkan.

Taufan lantas mengusulkan empat langkah strategis bagi pemerintah daerah dan pengelola kawasan agar PIK 2 berkembang menjadi destinasi unggulan nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

"Pertama, penguatan infrastruktur dan aksesibilitas. Aksesibilitas adalah kunci, transportasi publik yang nyaman dan terintegrasi harus dikembangkan agar wisatawan mudah menjangkau kawasan ini,” ujar Taufan.

Kedua adalah pembangunan berwawasan sosial dan lingkungan. Ini penting agar pembangunan tidak hanya berorientasi pada keuntungan, melainkan juga mempertimbangkan keseimbangan ekologis dan keberlanjutan sosial.

Ketiga, yakni pelibatan warga lokal baik dalam aktivitas ekonomi maupun sosial kawasan. Masyarakat sekitar perlu dilibatkan secara aktif, tidak hanya sebagai pengamat, melainkan sebagai pelaku utama dalam dinamika pariwisata lokal.

Keempat, PIK 2 perlu disusun berdasarkan strategi promosi yang terpadu.

“PIK perlu mengembangkan strategi promosi yang terintegrasi, termasuk bundling dengan destinasi penyangga lain, baik di tingkat nasional maupun internasional,” jelas Taufan.

Dengan empat strategi tersebut, PIK 2 bisa menjadi ikon baru bagi wisata Jakarta yang berkeadilan.

"Tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga berkelanjutan secara sosial dan ekologis," pungkas Taufan.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya