Berita

Sekjen PPP Arwani Thomafi/Ist

Politik

Arwani Thomafi Masuk Bursa Caketum PPP

SELASA, 22 APRIL 2025 | 13:02 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Menjelang gelaran Muktamar PPP, sejumlah nama muncul untuk memimpin partai berlambang Ka'bah. Di antaranya mantan Kasad Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman, Menteri Pertanian Amran Sulaiman hingga Sekjen PPP Arwani Thomafi.

Demikian dikatakan Sekretaris DPC PPP Kabupaten Tangerang, Ahyani usai menggelar pertemuan DPW PPP Banten dan DPC PPP se-Banten dengan Sekjen PPP Arwani Thomafi di sebuah rumah makan di Kota Tangerang, Senin 21 April 2025. 

Ahyani mengatakan, kader menginginkan adanya perubahan di tubuh PPP untuk menyelamatkan partai. 


Apalagi pada Pemilu 2024, tidak ada satu pun kader PPP yang duduk di Senayan karena tidak lolos ambang batas parlemen atau Parliamentary Theshold (PT) sebesar empat persen. 

“Dulu orang-orang tahunya Golkar, PDIP dan PPP. Tapi sekarang, PPP mulai meredup. Makanya, ingin ada perubahan ke arah yang lebih baik. Kami pun inisiatif meminta saran dan masukan dari pak Sekjen PPP," kata Ahyani dikutip Selasa  22 April 2025.

Hal senada disampaikan Ketua DPW PPP Banten, Subadri Ushuludin. Ia ingin ada perubahan, sesuai dengan tagline yang digaungkan yakni transformasi PPP untuk Indonesia. 

“Pak Arwani sosok yang bagus kok, kiai pula dan memiliki akhlak yang baik. Lalu dekat dengan para kader baik DPC dan DPW di seluruh Indonesia. Bahkan mengetahui seluk beluk partai karena memang kader internal. Bila memang mumpuni kenapa tidak didukung,” kata Subadri.

Sekjen DPP PPP, Arwani Thomafi menanggapi positif namanya masuk bursa caketum. Ia mengatakan, bila kader ingin bersama-sama membesarkan partai, dirinya siap.

"Apa pun diamini yang penting untuk membesarkan partai,” kata Arwani Thomafi.



Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Koperasi Berbasis Masjid Diharap Bangkitkan Ekonomi Lokal

Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:02

Ramadan Momentum Menguatkan Solidaritas Sosial

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:44

Gerebek Rokok Ilegal Tanpa Tersangka, PB HMI Minta Dirjen Bea Cukai Dievaluasi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:21

Mudik Arah Timur, Wakapolri: Ada Peningkatan Volume Kendaraan Tapi Lancar

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:08

Rencana Libatkan TNI Berantas Terorisme Kaburkan Fungsi Keamanan dan Pertahanan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:46

Purbaya: Ramalan Ekonomi RI Hancur di TikTok dan YouTube Tak Lihat Data

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:21

KPK Tetapkan 2 Tersangka OTT di Cilacap

Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:58

Komisi III DPR Minta Negara Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38

AS Pastikan Harga Minyak Dunia Tak akan Tembus 200 Dolar per Barel

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:55

Amerika Salah Perhitungan dalam Perang Melawan Iran

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:43

Selengkapnya