Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Sudan-Rusia Jalin Kerja Sama Eksplorasi Minyak

SELASA, 22 APRIL 2025 | 10:42 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perusahaan Pipa Minyak Bashayer Sudan (BAPCO) menandatangani nota kesepahaman dengan dua perusahaan Rusia, termasuk Zarubezhneft dan Al-Rassi International Services (LLC).

Dikutip dari RT, Selasa 22 April 2025, penandatanganan kesepakatan tersebut berlangsung Sabtu pekan lalu di Port Sudan, ibu kota Negara Bagian Laut Merah.

Dalam pernyataannya, Kementerian Energi dan Perminyakan Sudan menyebutkan bahwa acara penandatanganan ini juga dihadiri oleh perwakilan dari Kedutaan Besar Rusia di Sudan.


Penjabat Wakil Menteri Energi dan Perminyakan Sudan, Mohamed Awad Al-Khair, bersama para perwakilan perusahaan, juga mengadakan diskusi teknis dan administratif. Tujuannya untuk merampungkan kerja sama di berbagai bidang lain.

“Para pihak juga membahas kemungkinan menjalin kemitraan dengan perusahaan minyak nasional Sudan, Sudapet, dalam bentuk investasi di sektor minyak, mulai dari eksplorasi hingga produksi,” kata kementerian.

Selama beberapa tahun terakhir, Sudan aktif mencari investasi dari Rusia di berbagai sektor seperti pertambangan emas dan industri minyak. Namun, upaya ini terkendala oleh konflik bersenjata yang masih berlangsung di negara tersebut.

Awal bulan ini, Duta Besar Sudan untuk Rusia, Mohammed Sirraj, menyatakan bahwa Sudan ingin memperkuat kerja sama dengan Rusia, termasuk meminta bantuan dalam upaya mengakhiri perang saudara.

Sebelumnya pada November lalu, pemerintah Sudan juga telah menjalin kerja sama dengan perusahaan Rusia, Power Machines, untuk memperkuat infrastruktur pembangkit listrik tenaga air di negara itu.

Sabtu lalu, Kementerian Energi Sudan mengumumkan bahwa sekelompok perusahaan Rusia telah berada di Sudan selama satu minggu terakhir. Mereka telah bertemu dengan pejabat tinggi pemerintah untuk menjajaki peluang investasi baru.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Koperasi Berbasis Masjid Diharap Bangkitkan Ekonomi Lokal

Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:02

Ramadan Momentum Menguatkan Solidaritas Sosial

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:44

Gerebek Rokok Ilegal Tanpa Tersangka, PB HMI Minta Dirjen Bea Cukai Dievaluasi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:21

Mudik Arah Timur, Wakapolri: Ada Peningkatan Volume Kendaraan Tapi Lancar

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:08

Rencana Libatkan TNI Berantas Terorisme Kaburkan Fungsi Keamanan dan Pertahanan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:46

Purbaya: Ramalan Ekonomi RI Hancur di TikTok dan YouTube Tak Lihat Data

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:21

KPK Tetapkan 2 Tersangka OTT di Cilacap

Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:58

Komisi III DPR Minta Negara Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38

AS Pastikan Harga Minyak Dunia Tak akan Tembus 200 Dolar per Barel

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:55

Amerika Salah Perhitungan dalam Perang Melawan Iran

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:43

Selengkapnya