Berita

Ilustrasi emas/Istimewa

Bisnis

Layanan Emas Digital Grup MIND ID Tawarkan Kemudahan Investasi untuk Masa Depan

SELASA, 22 APRIL 2025 | 04:19 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Peningkatan harga emas dunia turut mendorong antusiasme investasi masyarakat Indonesia terhadap logam mulia. 

Karena itulah BUMN Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID mengajak masyarakat untuk semakin mengoptimalkan Brankas LM, platform investasi dan penyimpanan emas digital milik Grup MIND ID.

Direktur Portofolio dan Pengembangan Usaha MIND ID, Dilo Seno Widagdo mengatakan, masyarakat semakin tertarik menjadikan emas sebagai instrumen lindung nilai yang andal.


Grup MIND ID melalui PT Aneka Tambang Tbk (Antam) dan Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia (UBPP LM) menghadirkan layanan Brankas LM yang memungkinkan masyarakat membeli dan menyimpan emas fisik dalam bentuk digital secara mudah, aman, dan terpercaya.

“Permintaan investasi emas saat ini sangat tinggi, dan ini menjadi momentum yang tepat untuk mengoptimalkan platform Brankas LM,” ujar Dilo, Senin 21 April 2025.

Dengan menggunakan Brankas LM, masyarakat dapat membeli emas secara real-time tanpa harus mengantre. 

Emas yang dibeli tersimpan secara aman dan tersertifikasi, serta dapat dikonversi menjadi bentuk fisik kapan saja atau bahkan dijual kembali di harga spot yang dianggap menguntungkan.

“Banyak kemudahan yang ditawarkan. Ini saat yang tepat untuk mengoleksi emas untuk tabungan masa depan,” tambahnya.

Dilo menjelaskan, saat ini bank-bank sentral di berbagai negara mulai mengalihkan cadangan devisanya ke dalam bentuk emas sebagai strategi mitigasi terhadap ketidakpastian global. Pergeseran ini mendorong lonjakan permintaan, sekaligus berkontribusi terhadap kenaikan harga emas di pasar global dan domestik.

Tren ini juga diperkuat oleh penguatan nilai tukar dolar AS, terutama pada periode April hingga Juli, saat jatuh tempo pembayaran utang luar negeri dan pembagian dividen dari berbagai korporasi nasional.

Untuk menjawab lonjakan permintaan tersebut, MIND ID melalui Antam dan PT Freeport Indonesia terus memperkuat cadangan dan produksi emas.

“Kebutuhan emas memang meningkat secara signifikan. Kami terus memperkuat integrasi agar kebutuhan masyarakat bisa dipenuhi dari sumber daya mineral dalam negeri,” katanya.

Dilo menambahkan, usia tambang emas Antam di Blok Pongkor kini tersisa sekitar tiga hingga empat tahun. Namun Antam telah memetakan potensi cadangan baru di berbagai wilayah seperti Aceh, Sumatera Utara, Jawa Barat, Jawa Timur, Maluku, Papua, hingga Nusa Tenggara. Beberapa di antaranya diproyeksikan mulai direalisasikan dalam waktu dekat.

Sementara itu, PT Freeport Indonesia memiliki umur tambang sekitar 20 tahun dan saat ini memproduksi emas sebesar 50 hingga 60 ton per tahun melalui fasilitas Precious Metal Refinery (PMR) di Gresik.

“Ekspansi cadangan sangat diperlukan. Kami berkomitmen untuk memastikan kebutuhan emas domestik yang mencapai sekitar 70 ton per tahun dapat terus terpenuhi dari hasil produksi mineral dalam negeri,” pungkas Dilo.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Keempat Kalinya Indonesia Jadi Tuan Rumah PENSA 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:25

OMC Bantu Sejukkan Jakarta

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:02

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

TVRI dan PIM Jajaki Kolaborasi Angkat Kiprah Perempuan Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:23

KNMP Kota Sorong Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:00

Modal Asing Kabur Imbas Sentimen MSCI, BI Jamin Likuiditas Rupiah Memadai

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:16

BSI Himpun Dana Tabungan Haji Rp18 Triliun, Nasabah Gen Z Naik 30 Persen

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:15

Wilayah Berdekatan, Mengapa Jakarta Lebih Panas Saat Bogor Masih Diguyur Hujan?

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:03

KemenHAM Tampilkan Peta Pemenuhan Hak Dasar Hingga Tingkat Desa Berbasis Digital

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:35

Selengkapnya