Berita

Joko Widodo menerima peserta Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) Polri Pendidikan Reguler (Dikreg) ke-65 di kediamannya, Solo/Istimewa

Politik

Bertemu Sespimmen Polri di Solo, Jokowi Ingin jadi Pusat Perbincangan Publik

SELASA, 22 APRIL 2025 | 02:59 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Langkah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menerima peserta Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) Polri Pendidikan Reguler (Dikreg) ke-65 di kediamannya, Solo, pada 17 April 2025 memiliki tujuan tertentu. 

Demikian analisis pendiri Lingkar Madani (Lima) Indonesia, Ray Rangkuti, kepada RMOL, Senin 21 April 2025. 

“Makin meyakinkan kita bahwa ada upaya membuat Jokowi terus jadi pusat pembicaraan publik,” kata Ray.


Ray berpandangan bahwa hal itu juga dilakukan anak Jokowi yang kini menjadi Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka. Keduanya dinilai sama-sama ingin menjadi pusat perbincangan publik. 

“Setelah sebelumnya Gibran viral dengan video TikToknya yang mengajak kaum muda untuk terus optimis dan meraih peluang di era AI ini,” ujarnya. 

“Dua peristiwa, sekalipun terpisah, tampaknya merupakan satu rangkaian. Yakni menempatkan Pak Jokowi tetap dalam pusaran perhatian publik,” sambung Ray. 

Menurut pengamat politik jebolan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini, Jokowi dan Gibran sepertinya menginginkan sesuatu dengan cara yang menuai reaksi publik tersebut. Keinginan tersebut dianggap penting dalam urusan politik Tanah Air. 

“Mengapa hal ini penting bagi Pak Jokowi? Untuk satu alasan yang sangat kuat menempatkan daya tawar politik tetap stabil. Dengan begitu, daya jelajah pengaruh politik Pak Jokowi tetap terjaga dan dengan sendirinya akan menjaga posisi politik Gibran," jelasnya. 

"Singkatnya, keberadaan Gibran sebagai wapres harus tetap dalam posisi tawar politik yang kuat,” demikian Ray Rangkuti.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya