Berita

Aktivis Gerakan Mahasiswa Yogyakarta 98, Supriyanto/Istimewa

Politik

Silaturahmi Pemimpin Bangsa Membawa Kebaikan bagi Rakyat

SELASA, 22 APRIL 2025 | 00:39 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Langkah strategis Presiden RI Prabowo Subianto menjalin silaturahmi kebangsaan dengan Presiden RI ke-5 sekaligus Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, membawa angin segar bagi atmosfer politik nasional. 

Peran Sufmi Dasco Ahmad sebagai Ketua Harian Partai Gerindra dan Wakil Ketua DPR RI sangat strategis dalam mengupayakan terjadinya pertemuan kedua tokoh nasional ini.

"Sufmi Dasco Ahmad sangat aktif dalam menggalang pertemuan dialog dan silaturahmi dengan berbagai tokoh bangsa, seperti pertemuan dengan Salim Segaf Al Jufri Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS), tokoh intelektual kritis Rocky Gerung, dan menggelar halal bihalal bersama Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar yang akrab disapa dengan Cak Imin," ujar aktivis Gerakan Mahasiswa Yogyakarta 98, Supriyanto, dalam keterangannya, Senin 21 April 2025.


Pertemuan para tokoh bangsa ini dinilai penting di tengah gejolak geopolitik internasional akibat perang dagang antara China dan Amerika Serikat, yang akan membawa dampak langsung maupun tidak langsung bagi negara-negara lain termasuk Indonesia. 

"Dalam kondisi demikian bangsa Indonesia sudah semestinya bersatu bergandengan tangan untuk menghadapi berbagai tantangan gejolak sosial ekonomi dan politik akibat eskalasi di tingkat global," sambungnya.

Dalam pandangan Supriyanto, para tokoh bangsa ini menyadari betul bahwa bangsa Indonesia jika bersatu akan mampu menghadapi berbagai tantangan. 

"Sejarah telah membuktikan bahwa dengan persatuan antartokoh bangsa kita dapat merdeka dari kolonialisme, melewati badai krisis ekonomi dan politik pada 1998, dan krisis akibat pandemi Covid-19 pada 2020, sampai hari ini kita masih tegak berdiri sebagai kesatuan negara yang utuh tanpa adanya disintegrasi bangsa," tutur Ketua DPP Relawan Arus Bawah Prabowo (ABP) ini.

Menurut Supriyanto, upaya merajut tali silaturahmi antarpemimpin bangsa ini memang harus ada yang memulai dan menginisiasi. Membangun dialog seperti yang dilakukan Sufmi Dasco Ahmad sangat tepat dan memberikan banyak kebaikan tidak hanya bagi Presiden Prabowo Subianto tetapi juga bagi kebaikan rakyat. 

Karena jika pemimpin rukun bersatu dan memiliki komitmen yang sama untuk membangun bangsa, Supriyanto yakin berbagai masalah akan teratasi dengan baik, ekonomi akan tumbuh, aktivitas sosial masyarakat akan berjalan dengan baik jika ada stabilitas politik yang kuat.

"Dalam politik memang ada perbedaan cara pandang dan kepentingan, tetapi Langkah Sufmi Dasco dalam membangun dialog dan silaturahmi patut diapresiasi sebagai suatu keberanian untuk memecah kebekuan, mencari titik temu dari berbagai pandangan dan kepentingan yang berbeda untuk satu tujuan persatuan bangsa," ucapnya.

Dalam kerangka demokrasi, stabilitas dibangun atas dasar konsensus dan kesadaran bersama, bukan atas represi dan intimidasi. Sehingga apa yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto dan Sufmi Dasco Ahmad sangat tepat merangkul sebanyak mungkin tokoh-tokoh nasional dari berbagai unsur politik suku agama dan golongan dalam persatuan nasional.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Wall Street Hijau Berkat Inflasi AS Melandai

Rabu, 15 Juli 2026 | 08:16

Danantara Dorong Hilirisasi Mineral untuk Wujudkan Indonesia Pemain Utama Global

Rabu, 15 Juli 2026 | 07:55

AS Serang Iran dan Tutup Akses Pelabuhan di Selat Hormuz

Rabu, 15 Juli 2026 | 07:40

Logam Mulia Melesat Didorong Melandainya Inflasi AS, Emas Tembus 4.000 Dolar AS

Rabu, 15 Juli 2026 | 07:20

Bursa Eropa Rebound, Inflasi AS Melandai Redakan Kekhawatiran Investor

Rabu, 15 Juli 2026 | 07:11

PFI Dukung Zakat Jadi Pengurang Pajak

Rabu, 15 Juli 2026 | 06:52

Kuliner Viral Hair Croissant Tak Bisa Disertifikasi Halal

Rabu, 15 Juli 2026 | 06:21

Prancis Mati Kutu

Rabu, 15 Juli 2026 | 06:05

Karyawan BUMN Bakal Diwajibkan Salurkan Zakat Lewat Baznas

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:37

TPPU Bukan soal untuk Apa Uangnya, tapi soal Asal Usulnya

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:34

Selengkapnya