Berita

Nusantara International Convention and Exhibition (NICE)/Net

Bisnis

Bangun Kosambi Bidik Marketing Sales Rp 2 Triliun

SELASA, 22 APRIL 2025 | 00:12 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) kembali mematok pertumbuhan bisnis di tengah sentimen negatif pasar global. 

Setelah mencatatkan kinerja positif di tahun 2024, anak usaha PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI), menargetkan prapenjualan atau marketing sales sebesar Rp2 triliun pada 2025.

Target diklaim sejalan dengan optimisme perusahaan terhadap pemulihan pasar properti serta ekspansi pengembangan kawasan strategis di PIK2, Tangerang, Banten. 


Presiden Direktur CBDK, Steven Kusumo menyampaikan bahwa perusahaan mengusung strategi pertumbuhan yang realistis dan berorientasi jangka panjang dengan fokus pada pengembangan Central Business District (CBD) di PIK2. 

“Target prapenjualan sebesar Rp2 triliun kami tetapkan dengan pendekatan yang mempertimbangkan dinamika pasar dan kondisi ekonomi secara menyeluruh,” ujar Steven dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin 21 April 2025. 

Dengan land bank seluas 698 hektare, portofolio proyek, serta dukungan dari para pemegang saham dan pemangku kepentingan, menurutnya akan menjadi modal penting untuk mempertahankan kinerja positif di tengah tantangan global. 

Adapun CBDK saat ini sedang mempercepat pengembangan kawasan CBD PIK2, termasuk proyek unggulan Nusantara International Convention and Exhibition (NICE) yang digadang menjadi ikon destinasi di Indonesia.

Proyek NICE akan terdiri dari tiga gedung dengan total luas bangunan mencapai 123.000 meter persegi, dan ditargetkan mulai beroperasi sebagian pada Oktober 2025. 

Agenda perdana yang dijadwalkan digelar adalah Indonesia Coffee Festival & Cafe and Brasserie Expo. Seluruh kawasan NICE ditargetkan rampung sepenuhnya pada 2026.

Untuk memperkuat ekosistem NICE, CBDK juga mendirikan anak usaha PT Citra Kirana Bisnis Distrik (CKBD), yang akan mengelola hotel bintang lima dengan 250 kamar di kawasan PIK2. 

Hotel ini akan beroperasi 2 tahun setelah konstruksi dimulai. CBDK juga diketahui telah menghabiskan dana penawaran umum (IPO) senilai Rp2,29 triliun untuk mendanai proyek-proyek strategis, termasuk penyertaan pada PT Industri Pameran Nusantara (IPN) sebagai pengembang NICE.

Di tahun 2024, CBDK meraih laba bersih sebesar Rp924,75 miliar atau meningkat 59,84 persen dibandingkan tahun sebelumnya yakni Rp578,54 miliar. Kenaikan laba bersih membuat laba per saham Bangun Kosambi Sukses terkerek dari Rp113,40 menjadi Rp181,25 sepanjang 2024.

Selain itu, perseroan membukukan pendapatan bersih senilai Rp2,24 triliun pada tahun lalu. Jumlah ini meningkat 15,13 persen dari perolehan Rp1,95 triliun pada 2023. 

Pendapatan bersih perseroan disumbangkan oleh penjualan tanah dan bangunan yang berkontribusi sebesar Rp2,24 triliun atau tumbuh 15,31 persen year on year (YoY), pendapatan dari sewa lahan senilai Rp1 miliar, dan pendapatan lainnya Rp6,17 miliar.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya