Berita

Ketua Umum Yayasan Disabilitas Kreatif Indonesia (YDKI), Osmiyati Afarida Nurifai/Ist

Nusantara

Hari Kartini

Kaum Perempuan Didorong Ikut Diwujudkan Swasembada Pangan

SENIN, 21 APRIL 2025 | 12:31 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Perempuan Indonesia sepatutnya ikut mewujudkan program ketahanan dan swasembada pangan yang digagas Presiden Prabowo Subianto.

Demikian harapan Ketua Umum Yayasan Disabilitas Kreatif Indonesia (YDKI), Osmiyati Afarida Nurifai merespons peringatan Hari Kartini pada Senin 21 April 2025.

"Pangan sehat sangat dibutuhkan untuk mencetak generasi sehat dan tangguh," kata Miya, sapaan  Osmiyati Afarida Nurifai melalui keterangan tertulisnya.


Menurut Miya, lewat tangan-tangan terampil perempuan, gagasan Presiden Prabowo untuk melakukan swasembada pangan diharapkan bisa dipercepat.

YDKI sendiri, kata Miya, telah ikut andil dalam swasembada pangan dengan memberikan edukasi kepada ratusan anggotanya berupa menanam sayuran hidroponik hingga membuat telor asin.

"Swasembada pangan itu kan bukan hanya menanam padi saja, tapi bisa menanam sayuran hidroponik di lahan terbatas," kata Miya.

Miya mengatakan, swasembada pangan sangat membantu perekonomian masyarakat, sehingga tidak ada lagi keluhan kekurangan pangan.

"Kami para disabilitas pun ikut serta dalam pengembangan swasembada pangan, dengan apa yang kami bisa. Sehingga kami mandiri secara ekonomi seperti Ibu Kartini," pungkas Miya. 

Presiden Prabowo Subianto menekankan bahwa ketahanan dan swasembada pangan adalah prioritas utama pemerintah. Menurutnya, ketahanan pangan merupakan langkah strategis untuk menjamin kesejahteraan dan kemandirian bangsa di tengah tantangan global yang terus berkembang.



Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

TNI AU Bersama RCAF Kupas Konsep Keselamatan Penerbang

Rabu, 04 Februari 2026 | 02:04

Jokowi Dianggap Justru Bikin Pengaruh Buruk Bagi PSI

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:45

Besok Jumat Pandji Diperiksa Polisi soal Materi Mens Rea

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:28

Penguatan Bawaslu dan KPU Mendesak untuk Pemilu 2029

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:17

Musorprov Ke-XIII KONI DKI Diharapkan Berjalan Tertib dan Lancar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:56

Polisi Tetapkan Empat Tersangka Penganiaya Banser, Termasuk Habib Bahar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:41

DPR Minta KKP Bantu VMS ke Nelayan Demi Genjot PNBP

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:17

Kejagung Harus Usut Tuntas Tipihut Era Siti Nurbaya

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:49

Begini Alur Terbitnya Red Notice Riza Chalid dari Interpol

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:25

Penerapan Notaris Siber Tak Optimal Gegara Terganjal Regulasi

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:11

Selengkapnya