Berita

Ilustrasi/RMOL

Dunia

China Peringatkan Negara-negara yang "Main Dua Kaki" dengan AS

SENIN, 21 APRIL 2025 | 10:50 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah China menyoroti upaya sejumlah negara yang sedang melobi Amerika Serikat (AS) agar mau menghapus atau mengurangi tarif impor.

Dalam pernyataan pada Senin, 21 April 2025, Kementerian Perdagangan China mengingatkan agar negara-negara tersebut tidak membuat kesepakatan dagang dengan AS yang bisa merugikan China.

"Kami menghargai negara-negara yang berhasil menyelesaikan sengketa dagang mereka dengan AS. Tapi, kami menolak keras jika ada kesepakatan yang dibuat dengan mengorbankan kepentingan kami," kata kementerian tersebut, seperti dikutip dari Bloomberg.


"Kalau itu terjadi, kami tidak akan tinggal diam dan siap mengambil langkah balasan," lanjut pernyataan itu.

China juga menyatakan siap bekerja sama dan memperkuat solidaritas dengan berbagai negara lain untuk melawan tindakan sepihak dari AS.

Saat ini, puluhan negara sedang berusaha mendapatkan keringanan atau pengecualian dari tarif impor tinggi yang diberlakukan Presiden Donald Trump sejak masa jabatannya. Sebagai imbalan, AS meminta negara-negara itu membantu membatasi kekuatan industri manufaktur China agar negeri Tirai Bambu itu tidak bisa menghindari tarif tersebut.

Sementara itu, China semakin aktif menjalin hubungan dengan negara-negara di Asia Tenggara dan Eropa. 

Pekan lalu, Presiden Xi Jinping mengunjungi Vietnam, Malaysia, dan Kamboja untuk memperkuat kerja sama dengan negara-negara tetangga, membentuk "keluarga Asia" yang bisa menghadapi dampak tarif AS bersama-sama.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya