Berita

Jembatan Ampera/ist

Nusantara

Jam di Jembatan Ampera Bikin Walikota Palembang Kesal

SENIN, 21 APRIL 2025 | 05:32 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Walikota Palembang Ratu Dewa menyuarakan kekesalannya terhadap lambannya perbaikan jam di menara Jembatan Ampera yang sudah lama mati. 

Lewat unggahan di akun media sosial Instagram dan TikTok pada Minggu (20/4/2025), Ratu Dewa menyindir pihak yang bertanggung jawab, yakni Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Selatan.

"Tiap lewat pucuk Jembatan Ampera ini, pasti pandangan tejingo di jam yang ada di atasnya," tulis Ratu Dewa dalam unggahan videonya yang kini telah viral, ditonton puluhan ribu kali, mendapat lebih dari 2.300 likes dan 200 komentar dari warganet.


Dalam video berdurasi kurang dari satu menit itu, Dewa memperlihatkan kondisi terkini jam di atas Jembatan Ampera yang tak lagi menunjukkan waktu sebenarnya.

"Jam 11.31 WIB, jam Ampera ini jam 06.32 WIB. Jadi jam ini dinenerin jam ini bae, nah izin pihak balai jalan. Alangkah ribetnya birokrasi untuk nah benerin jam itu bae," katanya, dikutip RMOLSumsel, Minggu 20 April 2025.

Menurut Dewa, Pemerintah Kota Palembang telah berulang kali menyampaikan permohonan kepada pihak BBPJN agar jam tersebut segera diperbaiki. Namun hingga kini belum ada tindakan.

Ia juga mengungkapkan banyaknya aduan dari masyarakat yang masuk ke direct message (DM) media sosialnya maupun pesan pribadi WhatsApp, meminta jam legendaris di ikon kota itu diperbaiki.

"Sering nian kita sampaikan dan ingatkan kepada pihak terkait mengenai perbaikan dan perawatannya. Harusnya kawan-kawan lebih sigap dan perhatian terhadap ikon/landmark Kota Palembang," ujarnya.

Ratu Dewa menegaskan bahwa Pemkot Palembang siap membantu proses perbaikan, namun terkendala status aset Jembatan Ampera yang berada di bawah pengelolaan BBPJN.

"Mohon nian diperhatike, dijaga dan dirawat samo-samo aset ini," katanya menutup.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya