Berita

Politik

Ubedilah Badrun Bakar Semangat Akademisi Bela Palestina

MINGGU, 20 APRIL 2025 | 22:41 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Ribuan massa aksi dari warga masyarakat Bogor tumpah ruah di depan Lapangan Tegar Beriman Kabupaten Bogor Jawa Barat pada, Minggu 20 April 2025. Aksi bertajuk "dari Bogor untuk Gaza Palestina" itu dihadiri sejumlah tokoh masyarakat kabupaten Bogor dari berbagai lapisan masyarakat.

Akademisi Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Ubedilah Badrun turut menjadi salah satu peserta aksi. Ia bahkan ikut berorasi di hadapan ribuan warga Kabupaten Bogor.

Dalam orasinya, Ubedilah menyerukan agar para akademisi Indonesia ikut bersuara membela Palestina. Setidaknya, ada empat alasan para akademisi harus membela Palestina.


"Argumen kemanusiaan, argumen sejarah, argumen konstitusi, dan argumen empirik tentang banyaknya korban genosida yang dilakukan Israel terhadap warga Palestina," kata Ubedilah.

Ubedilah menjelaskan, dalam Pasal 3 Universal Declaration of Human Rights ditegaskan bahwa setiap individu manusia memiliki hak atas kehidupan, kebebasan, dan keamanan.

"Karena itu kita sesungguhnya menagih dunia untuk berpihak bahwa apa yang dilakukan Israel kepada bangsa Palestina itu sesungguhnya melanggar kemanusiaan, kejahatan kemanusiaan," tegas Ubedilah.

Secara historis, tokoh-tokoh pejuang dan ulama Palestina telah memberikan dukungan atas kemerdekaan Indonesia secara de facto sebelum bangsa ini merdeka.

"Mereka memberikan informasi dan mengajak negara-negara Timur Tengah untuk memberikan dukungan kemerdekaan bagi Indonesia," kata Ubedilah.

Selanjutnya secara konstitusional di dalam Pembukaan UUD 1945 juga telah ditegaskan, kemerdekaan adalah hak segala bangsa dan oleh sebab itu penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai perikemanusiaan dan perikeadilan.

"Karena itu kita melawan dan menolak penjajahan Israel," tegas Ubedilah.

Ubedilah lantas mengutip pernyataan Presiden Soekarno atau Bung Karno atas kepeduliannya terhadap kemerdekaan Palestina.

"Bung Karno Proklamator kita pernah menyatakan bahwa sepanjang kemerdekaan bangsa Palestina belum diserahkan kepada orang-orang Palestina, maka sepanjang itu pula kita berdiri tegak untuk menentang penjajahan Israel," tutur Ubedilah.

Sementara secara empirik, Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) telah mencatat bahwa lebih dari 1,5 juta warga Palestina hidup dalam pengungsian yang kekurangan makanan, air dan lain-lain.

Bahkan ratusan ribu warga Palestina luka-luka, lebih dari 20 ribu warga cacat permanen. Kemudian, hampir 50 ribu warga Palestina gugur dibombardir Israel, mayoritas perempuan dan anak-anak.

"Itu adalah bukti empirik yang tidak bisa dibantah bahwa itu genosida yang dilakukan Israel," pungkas Ubedilah.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

UPDATE

Kapolri Resmi Larang Seluruh Polisi Pakai Vape

Minggu, 01 November 2026 | 21:51

Ketidakpuasan terhadap Kinerja Pemerintah

Minggu, 01 November 2026 | 21:33

Gaduh Penggeledahan Pesantren, Polri Libatkan Propam

Minggu, 01 November 2026 | 20:41

Dua Nasabah Gugat AIA Financial ke PN Jaksel

Minggu, 01 November 2026 | 20:18

Mantra Mahasiswa dan Mengapa Rakyat Sering Kali Dikalahkan?

Minggu, 01 November 2026 | 19:36

KB Bank Syariah Digugat ke Pengadilan

Minggu, 01 November 2026 | 18:39

Pakar Tata Negara Bongkar Efek Putusan MA Terhadap Nasib Gibran

Minggu, 01 November 2026 | 18:15

Cancel Culture RANS-Willie Salim Contoh Kemarahan Publik

Minggu, 01 November 2026 | 17:41

Lulusan Trisakti Didorong Jadi Generasi Inovatif dan Berjiwa Wirausaha

Minggu, 01 November 2026 | 17:23

Elemen Umat Islam Harus Bersatu Perkuat Ekonomi melalui Koperasi

Minggu, 01 November 2026 | 17:00

Selengkapnya