Berita

Wakil Ketua Majelis Syuro DPP PKS Ahmad Heryawan (Aher)/Net

Politik

Elite PKS Ajak Umat Islam Taati Seruan Ulama soal Palestina

SABTU, 19 APRIL 2025 | 09:21 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Seluruh umat Islam Indonesia dan masyarakat luas diimbau agar menaati dan menjadikan seruan para ulama sebagai pedoman moral dalam menyikapi tragedi kemanusiaan di Jalur Gaza, Palestina. 

Aksi kekerasan dan agresi militer yang terus dilakukan oleh rezim Zionis Israel terhadap rakyat Palestina, khususnya di Jalur Gaza, telah melampaui batas kemanusiaan dan dapat dikategorikan sebagai genosida.

“Ulama adalah suara hati nurani umat Islam," ujar Wakil Ketua Majelis Syuro DPP PKS Ahmad Heryawan (Aher) kepada wartawan, Sabtu 19 April 2025. 


"Ketika para ulama menyatakan dan menyerukan bahwa yang terjadi di Gaza adalah bentuk nyata dari genosida dan pelanggaran hak asasi manusia (HAM), maka umat Islam sudah sepatutnya menjadikan pernyataan itu sebagai panggilan moral dan tanggung jawab bersama,” lanjutnya.
Lebih jauh, Legislator dari daerah pemilihan (Dapil) Jawa Barat II ini menekankan bahwa pentingnya solidaritas kemanusiaan dan kesatuan umat dalam mendukung perjuangan rakyat Palestina. Menurutnya, pernyataan para ulama lintas negara menjadi bukti bahwa dunia Islam tidak tinggal diam terhadap penderitaan rakyat Gaza.

“Ini bukan semata isu agama, tapi isu kemanusiaan global. Ketika anak-anak dan perempuan dibantai, rumah sakit dihancurkan, dan bantuan kemanusiaan dihalangi, maka diam adalah pengkhianatan terhadap nilai-nilai kemanusiaan itu sendiri,” tegas Wakil Ketua Komisi I DPR RI dari Fraksi PKS ini.

Lebih jauh, Mantan Gubernur Jawa Barat dua periode ini mendorong pemerintah Indonesia untuk terus bersikap tegas dan vokal di forum-forum internasional, serta memperkuat dukungan diplomatik, kemanusiaan, dan politik terhadap Palestina.

“Sebagai negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia, dan sebagai bangsa yang menjunjung tinggi keadilan, Indonesia tidak boleh netral dalam menghadapi kezaliman. Kita harus berpihak kepada korban dan menentang penjajahan dalam bentuk apa pun,” demikian Aher.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya