Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Bursa Saham UEA Menguat Berkat Kenaikan Harga Minyak

SABTU, 19 APRIL 2025 | 07:32 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham di Uni Emirat Arab (UEA) ditutup lebih tinggi pada pedagangan Jumat, 18 April 2025 waktu setempat. 

Kenaikan ini didorong oleh naiknya harga minyak, di tengah harapan tercapainya kesepakatan dagang antara Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa.

Dikutip dari Reuters, harga minyak, ang merupakan pendorong utama pasar keuangan di kawasan Teluk, naik 3 persen menjadi 67,85 Dolar AS per barel.


Indeks utama di Dubai, DFMGI Indeks, naik 0,7 persen, dengan sebagian besar saham mengalami kenaikan.

Saham perusahaan operator jalan tol, Salik (SALIK.DU), naik 1,4 persen. Sementara itu, saham Emirates NBD Bank (ENBD.DU), salah satu bank terbesar di UEA, menyumbang kenaikan 0,8 persen. 

"Pasar saham Dubai tetap kuat karena didukung oleh kondisi fundamental yang baik. Jika ketegangan perdagangan global mereda, itu bisa semakin memperkuat pemulihan pasar," kata Joseph Dahrieh dari perusahaan keuangan Tickmill.

Berdasarkan data dari LSEG, indeks Dubai naik 2,6 persen dalam sepekan, kenaikan mingguan tertingginya sejauh ini pada 2025. Sementara itu, pasar saham Abu Dhabi mencatat kenaikan mingguan 1,3 persen setelah sebelumnya turun selama dua minggu berturut-turut.

Indeks utama Abu Dhabi (.FTFADGI) juga naik 0,2 persen, menghentikan tren penurunan dua hari berturut-turut. Kenaikan ini didukung oleh saham Abu Dhabi Commercial Bank (ADCB.AD) yang naik 2,3 persen, dan pengembang properti Aldar Properties (ALDAR.AD) yang naik 1,5 persen.

Perusahaan pengeboran milik negara, Adnoc Drilling (ADNOCDRILL.AD), juga naik 1,2 persen setelah mendapatkan kontrak pengeboran selama lima tahun senilai 1,63 miliar Dolar AS dari Adnoc Offshore.

Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Kejagung Tetapkan 11 Tersangka Korupsi CPO dan POME Rp 13 Triliun, Ini Daftar Namanya

Selasa, 10 Februari 2026 | 16:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

UPDATE

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

TNI AL dan Kemhan Belanda Bahas Infrastruktur Bawah Laut Kritis

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:00

Beda Imlek dan Cap Go Meh, Ini Makna dan Rangkaian Tradisinya

Selasa, 10 Februari 2026 | 17:52

Kabar Baik! Bansos PKH dan Bencana Bakal Cair Jelang Lebaran

Selasa, 10 Februari 2026 | 17:36

KPK Sita 50 Ribu Dolar AS dari Kantor dan Rumah Dinas Ketua PN Depok

Selasa, 10 Februari 2026 | 17:27

Mengupas Multi Makna Kata 'Lagi'

Selasa, 10 Februari 2026 | 17:18

Keberadaan Manusia Gerobak Bakal Ditertibkan Jelang Ramadan

Selasa, 10 Februari 2026 | 17:07

Prabowo Diyakini Bisa Dua Periode Tanpa Gibran

Selasa, 10 Februari 2026 | 17:02

KPK Endus Pencucian Uang Korupsi Sudewo Lewat Koperasi

Selasa, 10 Februari 2026 | 16:49

Kejagung Tetapkan 11 Tersangka Korupsi CPO dan POME Rp 13 Triliun, Ini Daftar Namanya

Selasa, 10 Februari 2026 | 16:49

Selengkapnya