Berita

Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi/Ist

Politik

Menteri Prabowo Rajin ke Solo, Pengamat: Konsolidasi Jokowi's Man

JUMAT, 18 APRIL 2025 | 14:27 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Rajinnya sejumlah menteri Kabinet Merah Putih berkunjung ke kediaman Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi di Solo ditanggapi pengamat politik Adi Prayitno.

Menurutnya, fenomena ini dinilai sebagai sinyal politik penting dan bukan sekadar silaturahmi biasa seperti yang diklaim sejumlah pihak.

Bagi kalangan di luar lingkaran kekuasaan seperti kelompok kritis dan pegiat demokrasi, fenomena ini bisa dibaca sebagai indikasi munculnya "matahari kembar".


“Siapa matahari kembarnya? Ada di Solo, dan semua orang tahu siapa yang di Solo itu,” ujar Adi lewat kanal YouTube miliknya, Jumat 18 April 2025.

Meski demikian, para elite politik dan partai pendukung Prabowo berusaha menepis anggapan tersebut. Mereka menyebut kunjungan para menteri hanya sebatas menjaga etika dan silaturahmi kepada mantan presiden. 

Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani bahkan menegaskan bahwa para menteri hanya ingin menjaga tata krama terhadap Jokowi sebagai tokoh penting bangsa.

Namun Adi punya pandangan berbeda. Ia melihat kunjungan ke Solo tak bisa dilepaskan dari dinamika politik pasca pertemuan Prabowo dan Megawati Soekarnoputri saat Lebaran lalu. 

Pertemuan itu dinilai menjadi titik balik terbukanya peluang kerja sama antara Prabowo dan PDIP di pemerintahan mendatang.

“Pertemuan ini seakan mengafirmasi bahwa Prabowo mulai membuka pintu kepada PDIP,” ujar analis politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta itu.

Lebih lanjut, Adi menyebut kedatangan para menteri dan wakil menteri ke Solo sebagai bentuk konsolidasi “Jokowi's man” atau mereka yang dianggap sebagai orang-orangnya Jokowi.

"Dengan adanya konsolidasi Jokowi's man memberi kesan sekalipun Jokowi bukan ketua umum partai dan tak lagi jadi presiden tapi kekuatan politik Jokowi masih kuat dan nyata," tandas Direktur Parameter Politik Indonesia itu.


Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

UPDATE

ASEAN di Antara Badai Geopolitik

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:44

Oknum Brimob Bunuh Pelajar Melewati Batas Kemanusiaan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:32

Bocoran Gedung Putih, Trump Bakal Serang Iran Senin atau Selasa Depan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:24

Eufemisme Politik Hak Dasar Pendidikan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:22

Pledoi Riva Siahaan Pertanyakan Dasar Perhitungan Kerugian Negara

Minggu, 22 Februari 2026 | 18:58

Muncul Framing Politik di Balik Dinamika PPP Maluku

Minggu, 22 Februari 2026 | 18:22

Bank Mandiri Perkuat UMKM Lewat JuraganXtra

Minggu, 22 Februari 2026 | 17:51

Srikandi Angudi Jemparing

Minggu, 22 Februari 2026 | 17:28

KPK Telusuri Safe House Lain Milik Pejabat Bea Cukai Simpan Barang Haram

Minggu, 22 Februari 2026 | 16:43

Demi Pengakuan, Somaliland Bolehkan AS Akses Pangkalan Militer dan Mineral Kritis

Minggu, 22 Februari 2026 | 16:37

Selengkapnya