Berita

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky/Net

Dunia

Zelensky Punya Bukti Tiongkok Pasok Senjata ke Rusia

JUMAT, 18 APRIL 2025 | 13:33 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyatakan bahwa Ukraina memiliki bukti intelijen yang menunjukkan Tiongkok telah memasok artileri dan bubuk mesiu ke Rusia, sebuah langkah yang dapat semakin memperburuk hubungan antara Kyiv dan Beijing.

Dalam konferensi pers yang digelar di Kyiv, Zelensky mengungkapkan bahwa ada indikasi keterlibatan langsung pihak Tiongkok dalam produksi senjata di wilayah Rusia. 

"Kami yakin bahwa perwakilan Tiongkok terlibat dalam produksi beberapa senjata di wilayah Rusia," ujarnya seperti dikutip dari Reuters pada Jumat, 18 April 2025.


Namun, ia tidak merinci secara spesifik apakah yang dimaksud adalah sistem artileri atau hanya peluru. Zelensky menambahkan bahwa Ukraina telah mengamati fakta tentang upaya Tiongkok dan Rusia ini untuk memperkuat kemampuan pertahanan mereka.

Tuduhan ini muncul di tengah memburuknya hubungan diplomatik kedua negara, setelah sebelumnya Ukraina mengumumkan penangkapan seorang warga negara Tiongkok yang bertempur untuk pihak Rusia.

Zelensky juga mengungkapkan kekecewaannya terhadap Presiden Tiongkok Xi Jinping, yang menurutnya pernah berjanji tidak akan menjual atau memasok senjata ke Moskow. 

"Presiden Xi berjanji kepada saya bahwa Beijing tidak akan menjual atau memasok senjata ke Rusia," tegasnya.

Selama ini, Tiongkok berusaha mempertahankan posisi netral secara terbuka dalam konflik yang telah berlangsung selama lebih dari tiga tahun sejak invasi besar-besaran Rusia ke Ukraina. 

Namun, tuduhan terbaru dari Kyiv ini berpotensi menggoyahkan persepsi tersebut di mata dunia internasional.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya