Berita

Gubernur Kalimantan Utara, H Zainal Paliwang, memberikan sambutan dalam turnamen Domino Makassar 2025/Istimewa

Olahraga

Pordi dan Higgs Games Island Dorong Olahraga Kecerdasan ke Panggung Global

RABU, 16 APRIL 2025 | 21:31 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Open Tournament Domino Makassar 2025, hasil kerja sama Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PB Pordi) dan platform permainan global Higgs Games Island (HGI) sukses digelar di Lapangan Tenis Indoor Telkom, Makassar, pada 12–13 April 2025. 

Acara yang diikuti ribuan peserta ini menyoroti bagaimana permainan domino, yang berakar dari sejarah dan budaya Indonesia, kini semakin diakui sebagai olahraga kecerdasan di tingkat internasional.

Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, menyempatkan hadir langsung dan secara resmi membuka kejuaraan tersebut. Ia menyatakan dukungannya terhadap domino sebagai aktivitas sosial dan intelektual yang menyatukan masyarakat. 


“Saya kira ini adalah perkembangan yang sangat positif. Sebagai pemerintah, kita harus mendukung kegiatan ini. Meskipun domino sering dianggap sebagai permainan santai, sebenarnya ada banyak hal yang bisa dipelajari dari filosofi permainan ini—seperti analisis, strategi, cara berinteraksi dengan pasangan, cara mengamati taktik lawan, dan bagaimana mengambil keputusan,” ujar Munafri.

Sementara itu, Ketua PB Pordi, H. Andi Jamaro Dulung menyampaikan, turnamen ini sepenuhnya disponsori oleh Higgs Games Island. 

“Kita beruntung mendapat dukungan dari teman-teman China, Higgs Games Island. Kontribusi mereka sangat besar, mencakup seluruh hadiah turnamen. Sesuai dengan peraturan kepolisian, biaya pendaftaran tidak boleh digunakan untuk hadiah karena bisa mengandung unsur perjudian—dan itulah yang ingin kita hilangkan dari dunia domino,” ungkap Andi Jamaro, melalui keterangannya, Rabu 16 April 2025.

Dengan format inovatif yang menggabungkan kualifikasi daring dan final luring, turnamen ini berhasil menjaring pemain-pemain terbaik dari seluruh Indonesia. Suasana di area pertandingan dipenuhi semangat dan sportivitas, saat para peserta saling adu strategi dan kecerdasan—membuktikan bahwa domino bukan sekadar hiburan, melainkan olahraga yang menuntut logika tajam dan pemikiran filosofis.

Kejuaraan ini juga menampilkan komitmen kuat Higgs Games Island dalam memajukan domino sebagai olahraga berbasis komunitas yang mematuhi aturan. Seluruh rangkaian pertandingan disiarkan secara langsung melalui platform HGI dan akun media sosial resmi Pordi, memungkinkan untuk ditonton jutaan penggemar di seluruh dunia.

Gubernur Kalimantan Utara, H Zainal Paliwang, juga turut hadir dalam acara penutupan, untuk menyerahkan penghargaan. Ia bahkan ikut ambil bagian dalam pertandingan. 

“Saya berupaya hadir pada hari kedua hingga penutupan kejuaraan. Domino akan menjadi salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan dalam Pekan Olahraga Nasional ke-21 di Nusa Tenggara Barat. Sesuai syarat dari Komite Olahraga Nasional, setidaknya harus ada empat kejuaraan domino tingkat nasional, dan kami akan mengajukan usulan tersebut,” ucap Zainal.

Makassar Domino Open 2025 bukan sekadar kegiatan pasca-Ramadan, melainkan sebuah platform yang membuktikan bahwa warisan budaya seperti domino memiliki potensi besar untuk mengangkat nama Indonesia di kancah internasional. 

Sebagai pendukung utama acara, HGI pun memastikan punya visi yang sama dengan Pordi. 

"Kami ingin mengembangkan domino sebagai olahraga kecerdasan, bukan perjudian. Apa yang kami lakukan di Makassar ini baru permulaan. Kami berencana menggelar event-event besar lainnya,” ucap perwakilan HGI. 

Melalui kolaborasi antara Pordi dan HGI, Indonesia kini selangkah lebih dekat untuk menjadikan domino sebagai cabang olahraga prestisius yang bisa dibanggakan.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya