Berita

Ilustrasi/Ist

Hukum

Niat Nagih Utang, Seorang Pengusaha Justru Dituduh Pemerasan

SELASA, 15 APRIL 2025 | 23:31 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Seorang pengusaha bernama Faisal berurusan dengan hukum lantaran diduga melakukan pemerasan dan penipuan.

Menyikapi hal ini, kuasa hukum Faisal, Irwansyah Putra menuturkan kronologis penahanan kliennya oleh jajaran Polda Metro Jaya.

Awalnya, Faisal memiliki niat baik untuk meminjamkan uang kepada IS terkait pelunasan utang terhadap salah satu perusahaan swasta sebesar Rp1,7 miliar.


Seiring berjalannya waktu, IS berjanji akan membayar utang Rp1,7 miliar kepada Faisal. 

Pembayaran utang pun dilakukan secara mencicil dengan nominal sebesar Rp442 juta. Artinya, sisa utang pun tinggal Rp1,2 miliar. 

“Kemudian IS melakukan pembayaran utang kembali melalui cek Bank BRI pada 5 Juli 2021 senilai Rp600 juta dan 31 Juli 2021 sebesar Rp600 juta dan ternyata uang tersebut tidak bisa ditarik karena cek kosong,” jelas Irwansyah Putra dalam keterangan resmi pada Selasa, 15 April 2025.

Mendapat perlakuan seperti ini, Faisal langsung membuat laporan di Polsek Cilandak pada tahun 2021. IS pun sempat ditahan di Polsek Cilandak.

“Istri IS sempat mendatangi Faisal untuk kasus ini diselesaikan secara kekeluargaan. Istrinya juga meminta klien kami mencabut laporannya,” jelas Irwan.

Saat proses damai itulah, istri IS membuat surat restrukturisasi utang dimana hanya sanggup membayar sebesar Rp1,1 miliar.

“Utang tersebut sempat dicicil hingga ada satu mobil yang dijadikan sebagai pembayaran utang Irwan Samudra seharga Rp 350 juta,” ucap Irwan.

Seiring berjalannya waktu, IS justru membuat laporan ke Polda Metro Jaya bahwa dirinya menjadi korban pemerasan, penipuan dan penggelapan yang dilakukan Faisal.

Laporan itu teregister dengan nomor. LP/B/1638/IlI/2025/SPKT/POLDA METRO JAYA, tanggal 7 Maret 2025.

“Faisal itu dilaporkan pada 7 Maret 2025 ke Polda Metro Jaya oleh Y yang merupakan pegawai keuangan di perusahaan Visitama. Dalam laporan tersebut klien kami disangkakan tiga pasal oleh Y yang mendapat kuasa dari IS,” beber Irwan.

Menyikapi hal ini, redaksi mencoba menghubungi Kasubdit Resmob Polda Metro Jaya, AKBP Resa Fiardi Marasabessy namun belum memberikan konfirmasi.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya