Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto di Istana Merdeka, Jakarta pada Selasa, 15 April 2025/RMOL

Dunia

Menko Airlangga Siap Negosiasi Tarif dengan AS, Prioritaskan Hasil Konkret

SELASA, 15 APRIL 2025 | 17:16 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan bahwa pemerintah Indonesia tengah menyiapkan strategi negosiasi yang matang terkait tarif dan kerja sama perdagangan dengan Amerika Serikat.

Airlangga menyebutkan bahwa telah dilakukan sejumlah pertemuan lintas kementerian dan pembahasan tingkat tinggi untuk merumuskan pendekatan terbaik.

“Kemarin kan sudah rapat dengan seluruh kementerian dan tadi saya sudah laporkan ke Bapak Presiden,” ujar Airlangga kepada awak media usai mendampingi Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Wakil Perdana Menteri Rusia Denis Manturov di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, 15 April 2025.


Dalam konteks penurunan tarif impor dan isu teknis lainnya, Airlangga menyebutkan bahwa pembicaraan akan dilanjutkan di Washington. 

“Kita bicara secara global dan nanti teknisnya akan dibahas di Washington. Dan kita akan bicara dengan beberapa, termasuk dengan USTR, dengan Treasury Secretary. Kemudian juga akan bertemu dengan asosiasi-asosiasi yang like-minded, yang sependapat dengan Indonesia. Ada USASEAN, ada USINDO, ada berbagai asosiasi bisnis yang ada di Washington,” paparnya.

Airlangga mengungkap rencananya ke Amerika Serikat malam ini untuk negosiasi terkait kebijakan Presiden AS Donald Trump yang mengenakan tarif impor baru kepada Indonesia. 

"Iya berangkat malam ini," ujarnya.

Terkait tawaran atau bentuk kerja sama yang diajukan Indonesia, Airlangga menekankan perlunya hasil yang nyata dan tidak hanya berhenti pada kerangka kerja sama umum. 

“Tapi kemarin Indonesia menyampaikan, Indonesia ingin yang sifatnya konkret. Jadi ya, artinya specific outcome itu lebih penting. kita minta yang specific outcome, yang pragmatis saja," tegas Airlangga.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya