Berita

Program Hutan Lestari Pertamina/Ist

Bisnis

Hari Hutan Sedunia

Pertamina Perkuat Program Hutan Lestari untuk NZE 2060

SELASA, 15 APRIL 2025 | 13:41 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Komitmen mendukung target net zero emission (NZE) tahun 2060 diwujudkan PT Pertamina (Persero) dengan pengembangan program Hutan Lestari Pertamina.

Selama periode 2018 sampai 2024, sekitar juta pohon telah ditanam di Hutan Lestari Pertamina dan berhasil mengurangi emisi karbon hingga 222 ribu ton C02eq per tahun.

Hutan Lestari Pertamina juga berperan penting menjaga kelestarian sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat. Hal ini sejalan dengan tema Hari Hutan Sedunia "Forests and Food" yang menyoroti peran hutan dalam memastikan ketahanan pangan global, mempertahankan mata pencaharian, dan mempromosikan keanekaragaman hayati.


“Hutan Lestari Pertamina merupakan program konservasi dan reforestasi yang diwujudkan dengan penanaman pohon mangrove dan daratan, pemberian bantuan bibit pohon serta sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat,” kata Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, Selasa, 15 April 2025.

Menurut Fadjar, Hutan Lestari Pertamina sejalan dengan komitmen Pertamina pada implementasi environment, social, governance (ESG) dan sustainable development goals (SDGs).

“Penanaman pohon di Hutan Lestari Pertamina melibatkan masyarakat agar bisa berkelanjutan dan dampaknya secara ekonomi juga dirasakan oleh masyarakat,” imbuh Fadjar.

Mangrove, imbuh Fadjar, memiliki peran besar sebagai penyerap dan penyimpan karbon serta sekaligus berfungsi mencegah abrasi laut dan mengurangi dampak bencana gelombang tsunami.

Penanaman pohon yang dilaksanakan Pertamina telah memberikan manfaat kepada 4.783 orang dengan pendapatan Rp3 miliar per kelompok per tahun. Pertamina menjalankan 337 program penanaman pohon dengan luas penanaman mencapai  891 hektare.

Pertamina juga menjalankan program Perhutanan Sosial di 13 lokasi, mulai dari Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, Papua, Bali dan Nusa Tenggara, serta Pulau Jawa.

"Pertamina memberikan bantuan bibit, pengelolaan pupuk organik serta edukasi pelestarian hutan kepada 3.795 petani sekitar hutan," sambungnya.

Kolaborasi Pertamina dengan petani telah berhasil melakukan penanaman hutan seluas 68 hektare yang sudah ditanami pohon produktif.

Local Hero Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) Margo Rukun Bestari di Lampung dan Sumatera, Wastoyo mengatakan, kelompoknya saat ini telah berhasil melakukan pembibitan 190 ribu pohon serta sudah mandiri dalam pengelolaan pupuk organik.

“KUPS Margo Rukun Bestari saat ini sudah bisa melakukan pembibitan pohon produktif 190 ribu serta pengolahan pupuk organik dari bahan baku kulit kopi 70 ton per tahun dengan omset penghasilan Rp1,5 miliar/tahun," ujar Wastoyo.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

UPDATE

Kemenkop Akselerasi Penerima PKH Jadi Anggota Kopdes Merah Putih

Selasa, 24 Februari 2026 | 21:44

DPR Wajib Awasi Partisipasi Indonesia di BoP dan ISF

Selasa, 24 Februari 2026 | 21:42

Polisi Gadungan Penganiaya Pegawai SPBU Dibekuk

Selasa, 24 Februari 2026 | 21:18

BPC HIPMI Rembang Dukung Program MBG Lewat Pembangunan SPPG

Selasa, 24 Februari 2026 | 20:56

Posisi Strategis RI di Tengah Percaturan Geopolitik

Selasa, 24 Februari 2026 | 20:55

Pertamina Harus Apresiasi Petugas SPBU Disiplin SOP Hingga Dapat Ancaman

Selasa, 24 Februari 2026 | 20:21

Menkop Ajak Seluruh Pihak Kolaborasikan KDKMP dan PKH

Selasa, 24 Februari 2026 | 20:19

Setop Alfamart dan Indomaret Demi Bangkitnya Kopdes

Selasa, 24 Februari 2026 | 19:52

PDIP soal Ambang Batas Parlemen: Idealnya Cukup 5-6 Fraksi di DPR

Selasa, 24 Februari 2026 | 19:29

BNI Ingatkan Bahaya Modus Phishing Jelang Lebaran

Selasa, 24 Februari 2026 | 19:25

Selengkapnya