Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Optimisme Lesu, Indeks Keyakinan Konsumen Merosot pada Maret 2025

SELASA, 15 APRIL 2025 | 11:56 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Tingkat keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi Indonesia dilaporkan kembali melambat pada Maret 2025, menjelang pengumuman tarif baru Amerika Serikat (AS).

Dalam survei yang dilakukan Bank Indonesia (BI), Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) menjadi 121,1, merosot 5,3 poin dari bulan sebelumnya di level 126,4.

Selain IKK menurun, Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) juga turun menjadi 131,7, atau jauh lebih rendah dibandingkan dengan indeks bulan sebelumnya sebesar 138,7. 


Sedangkan Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) tercatat sebesar 110,6, ikut turun dari indeks bulan sebelumnya sebesar 114,2.

Meski demikian, Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso menjelaskan bahwa keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi tetap kuat.

“Survei Konsumen Bank Indonesia pada Maret 2025 mengindikasikan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi terjaga. Hal ini tercermin dari IKK Maret 2025 yang tetap berada pada level optimis sebesar 121,1,” kata Denny dalam keterangan tertulisnya Selasa 15 April 2025.

Ramdan merinci, berdasarkan kategori pengeluaran responden, keyakinan konsumen pada Maret 2025 tetap optimistis untuk seluruh kategori, dengan IKK tertinggi tercatat pada responden pengeluaran di atas Rp5 juta (127,9), diikuti oleh pengeluaran Rp4,1 - 5 juta (123,0), dan Rp3,1 - 4 juta (120,6).

Namun, perkembangan optimisme tersebut menurun dibandingkan kondisi bulan sebelumnya untuk seluruh kelompok pengeluaran.

Adapun survei konsumen sendiri merupakan survei bulanan BI yang dilakukan untuk mengetahui tingkat keyakinan konsumen, yang tercermin dari persepsi serta ekspektasi mereka terhadap kondisi perekonomian saat ini dan di masa depan.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Jangkau Jutaan Rakyat, Pelaksanaan Program Prabowo Harus Terus Dijaga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:18

PT Timah Amankan Fasilitas Kredit Rp4 Triliun dari Bank Mandiri

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:10

Kadin Dukung Opsi Bahlil Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:00

Natalius Pigai: HAM Terus Lahir dalam Relasi Sosial di Desa dan Kampung

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:45

Api Gunung Lawu Belum Padam, 500 Hektare Lahan Terbakar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:39

OJK Salurkan Kredit Rp53 Triliun ke 2.100 Penerima dalam 3 Bulan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:29

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, 333 Ribu Warga Terserang ISPA

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:08

Pengamat: Aksi Korporasi Haji Isam Akuisisi Saham BYAN Sejalan Konstitusi

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:04

KPK Dalami Keterlibatan Pejabat Kementerian PU dalam Kasus BBPJN Sumut

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:47

Semangat Sinergi untuk Keadilan Warnai Rangkaian Hari Bakti ke-2 Kemenko Kumham Imipas

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:41

Selengkapnya