Berita

Presiden RI Prabowo Subianto/Ist

Politik

Rencana Prabowo Evakuasi Warga Palestina ke Indonesia Didukung DMDI

SELASA, 15 APRIL 2025 | 00:45 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) Indonesia mendukung rencana Presiden RI Prabowo Subianto yang dikabarkan bakal mengevakuasi ribuan warga Gaza ke Indonesia. 

Pasalnya, rakyat Palestina akan dievakuasi adalah warga Gaza yang mengalami luka-luka dan trauma serta anak yatim. 

Tak hanya itu, rencana tersebut juga sebagai bentuk kepedulian dan upaya Indonesia memberikan bantuan kemanusiaan bagi warga Gaza yang menjadi korban pembantaian Israel. 


Demikian disampaikan Ketua Umum DMDI Indonesia, Datuk H Said Aldi al Idrus SE MM kepada wartawan usia memberikan bantuan kepada NGO Palestina dalam keterangan resminya, Senin, 14 April 2025. 

“Bantuan tersebut sebagai bentuk kepedulian DMDI Indonesia atas penderitaan rakyat Palestina,” ujar Said Aldi. 

Menurut dia, rencana evakuasi yang akan dilakukan itu untuk memberikan kesembuhan fisik atas luka-luka yang dialami dan psikis hingga benar-benar sembuh, akibat serangan brutal Israel di Tanah Palestina. 

"Rencana evakuasi ini hanya bersifat sementara dan tidak ujuk-ujuk dilakukan. Harus ada persetujuan semua pihak juga. Selain itu tidak maksud lain terhadap Tanah Palestina, hanya sebagai bentuk aksi kemanusiaan. Sehingga alangkah baiknya kita menilai positif atas rencana Presiden Prabowo ini," tegasnya. 

Said Aldi juga mengungkapkan, bahwa sudah diketahui bersama bahwa selama ini rakyat Palestina, apalagi yang menderita luka-luka dan trauma merasa tidak nyaman selama menjalani perawatan. 

Begitu juga dengan tim medis dari berbagai negara yang memberikan pertolongan, juga tak merasa aman dan nyaman. 

"Ini akibat serangan brutal Israel, sehingga rencana baik Presiden Prabowo untuk mengevakuasi warga Gaza dan Palestina ke Indonesia, tidak lain untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada mereka yang harus menjalani perawatan medis dan terapi psikiater," pungkas Said Aldi yang juga Ketua Umum PP AMPG ini.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya