Berita

PlayStation 5/Net

Tekno

Terdampak Inflasi, Harga PlayStation 5 Naik 25 Persen

SENIN, 14 APRIL 2025 | 13:35 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Raksasa teknologi Jepang, Sony, menaikkan harga konsol PlayStation 5 hingga sekitar 25 persen di Eropa dan Inggris, dan tidak menutup kemungkinan akan melakukan hal yang sama di Amerika Serikat (AS). 

Menurut pengumuman yang disampaikan melalui blog resmi PlayStation, Australia dan Selandia Baru juga turut terdampak oleh kebijakan ini. Disebutkan bahwa alasan di balik kenaikan harga tersebut adalah inflasi dan situasi ekonomi global yang dianggap semakin menantang.

Dikutip dari Bloomberg, mulai Senin, 14 April 2025, harga PlayStation 5 akan naik menjadi 500 Euro atau sekitar Rp8,7 juta di Eropa, dan 430 Poundsterling di Inggris, setara dengan sekitar Rp8,5 juta.


Di Amerika Serikat, kekhawatiran konsumen meningkat setelah Presiden Donald Trump mengumumkan tarif impor baru secara luas pada awal bulan ini. Kebijakan tersebut mengguncang pasar saham dan diperkirakan akan berdampak pada kenaikan harga berbagai barang konsumen, termasuk perangkat elektronik seperti konsol game.

Analis dari Bloomberg Intelligence bahkan memperkirakan kenaikan harga hingga 30 persen untuk konsol game di pasar AS, dan menyebutkan bahwa hal ini bisa memicu penyesuaian harga secara global.

Saat ini PlayStation 5 telah berusia lebih dari empat tahun. Selama masa tersebut, Sony memperkenalkan versi terbaru, PS5 Pro, yang menawarkan spesifikasi lebih tinggi dan harga yang lebih mahal. Meski begitu, sejauh ini Sony belum mengubah harga untuk varian kelas atas tersebut.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Galang Kekuatan Daerah, Reynaldo Bryan Mantap Maju Jadi Caketum HIPMI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13

Anak Muda Akrab dengan Investasi, tapi Tanpa Perencanaan Finansial

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:59

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, DPR Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46

Dolar AS Menguat 5 Hari Beruntun Dipicu Lonjakan Minyak dan Efek Perang Iran

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:33

Sindikat Internasional Digrebek, Komisi XIII DPR Minta Pemerintah Serius Berantas Judol!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:19

STOXX hingga DAX Ambles, Investor Eropa Dibayangi Risiko Inflasi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:03

Pesanan Hukum terhadap Nadiem Bernilai Luar Biasa

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:44

Volume Sampah di Bogor Melonjak Imbas MBG

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:37

Industri Herbal Diprediksi Berkembang Positif

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:23

Adi Soemarmo Masuk Tiga Besar Embarkasi Haji Tersibuk

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:16

Selengkapnya