Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Dibayangi Resesi, Harga Minyak Diprediksi Tak Menentu

SENIN, 14 APRIL 2025 | 09:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar minyak dunia diprediksi kembali mencatat kerugian besar pekan ini, seiring meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap dampak kebijakan tarif Presiden AS Donald Trump.

Harga minyak Brent tercatat hampir tidak berubah sepanjang minggu ini, namun turun sekitar 6 dolar AS per barel dibandingkan bulan lalu. Sementara itu, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) jatuh di bawah 60 Dolar AS per barel, dan diperkirakan akan tetap berada di level rendah tersebut dalam waktu dekat.

Penurunan ini dipicu oleh perubahan tajam dalam proyeksi permintaan minyak global, menyusul meningkatnya ketegangan akibat perang tarif yang dipicu oleh Trump.


“Kita sedang menuju resesi,” tulis Neil Dutta, Kepala Riset Ekonomi di Renaissance Macro Research, seperti dikutip dari Bloomberg, Senin, 14 April 2025. 

“Pernyataan ini saya rasa tidak terlalu kontroversial," ujarnya.

Pernyataan Dutta sejalan dengan pandangan mayoritas ekonom dan pelaku pasar yang mulai waspada terhadap kemungkinan resesi global.

Badan Informasi Energi (EIA) dari Departemen Energi AS juga mengeluarkan peringatan mengenai dampak negatif dari perang tarif terhadap permintaan energi, termasuk minyak mentah.

Bloomberg melaporkan bahwa tren penurunan harga minyak sudah terlihat sejak awal masa jabatan Trump. Saat itu, ekspektasi pasar terhadap peningkatan produksi minyak dan gas begitu tinggi, mendorong harga ke arah negatif.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Korporasi Biang Kerok Karhutla Harus Dihukum Maksimal

Jumat, 30 Oktober 2026 | 10:32

Partisipasi Industri Lokal Menguat, 101 Calon Mitra PSEL Denera Lolos Seleksi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 10:31

IHSG Rontok 1,29 Persen, Rupiah Cerah ke Rp18.112 per Dolar AS

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:27

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Pasokan Gas RI ke Luar Negeri

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:12

Harga Emas Antam Turun Lagi, Beli Sekarang?

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:01

Andrea Bocelli Harus Cabut Dukungan ke Israel jika Ingin Konser di Indonesia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:43

Pemerintah Jangan Tutup Mata atas Nasib PMI di Malaysia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:25

Indonesia dan Singapura Harus Kompak Bongkar Jejak Korporasi Karhutla

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:14

Kopdes Jangan Malah Jadi Pesaing UMKM

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:05

Jakarta Tak Kalah dari Singapura Gelar Konser Dunia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 07:40

Selengkapnya