Berita

Kebersamaan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan Prabowo Subianto/Ist

Politik

SBY Hemat Bicara Demi Hormati Prabowo

SENIN, 14 APRIL 2025 | 00:59 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengaku lebih berhati-hati dalam memberikan pernyataan terkait kebijakan publik yang dikeluarkan pemerintah.

Hal ini dibuktikan ketika SBY ingin mengomentari kebijakan pemerintah Indonesia terkait adanya tarif resiprokal Donald Trump lewat sosial media namun urung dilakukannya.

Menurut putra sulung SBY, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), sang ayah lebih berhati-hati lantaran menghormati rekannya Prabowo Subianto yang kini menjabat sebagai presiden ke-8 RI.


"Yang dimaksudkan oleh Pak SBY lebih hemat berbicara apalagi menyampaikan statement secara publik, Mengapa? Karena beliau sangat menghormati Bapak Presiden Prabowo Subianto," kata AHY di Hotel Grand Sahid, Jakarta Pusat, Minggu, 13 April 2025.

AHY menerangkan SBY yang pernah menjabat sebagai kepala negara sebelum Prabowo mengetahui persis bagaimana menjadi pemimpin di negara sebesar Indonesia di tengah badai ekonomi global yang sedang jatuh bangun.

"Tidak mudah memimpin negeri sebesar Indonesia di tengah-tengah badai dan tantangan global, termasuk juga langkah-langkah kepemimpinan yang strategis dan juga berdampak positif langsung pada masyarakat kita," tutur Ketua Umum Partai Demokrat tersebut.

"Jadi tentunya Pak SBY tidak ingin disalahartikan, justru beliau yang diam lebih banyak memberikan masukan," sambungnya. 

Meskipun SBY kini hemat bicara, AHY menuturkan secara berkala sang ayah kerap memberikan masukan-masukan strategis kepada pemerintah sebagai bentuk dukungan moral.

"Saya tahu persis beliau reguler cukup sering memberikan masukan-masukan kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto. Tentunya ini sebagai bentuk komitmen secara moral yang disampaikan sejak awal, karena beliau ingin bukan hanya berjuang pada saat Pemilu, tetapi juga ingin bersama-sama memberikan support lahir batin agar Bapak Presiden Prabowo Subianto sukses," jelasnya.

"Karena kalau pemerintahnya sukses, maka rakyat yang akan mendapatkan manfaat terbaiknya," pungkas AHY.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya