Berita

Pertemuan Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri dengan Presiden RI Prabowo Subianto/Instagram Sufmi Dasco Ahmad

Politik

Peluang PDIP Masuk Koalisi Presiden Prabowo Kecil

MINGGU, 13 APRIL 2025 | 00:16 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) belum dapat dipastikan akan bergabung dengan koalisi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Meskipun Prabowo telah bertemu langsung dengan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.

Direktur Eksekutif Sentral Politika, Subiran Paridamos menilai, pertemuan Presiden Prabowo yang juga menjabat Ketua Umum Partai Gerindra dengan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri beberapa waktu lalu, belum tentu menghasilkan penambahan anggota koalisi. 

"Sebagai sesama ketum partai politik, keduanya tentu sangat memahami posisi politik masing-masing," ujar sosok yang kerap disapa Biran itu kepada RMOL, Sabtu, 12 April 2025.


Menurut Biran, Prabowo dan Megawati punya pemikiran politik yang lebih matang dan dewasa dalam menghadapi konstelasi yang terjadi saat ini. 

"Bahwa baik berada dalam pemerintahan maupun berada di luar pemerintahan sama-sama berkontribusi dalam membangun bangsa dan negara," tutur Biran.

Oleh karena itu, magister Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Jakarta itu memperkirakan, kecil kemungkinan PDIP bergabung dengan koalisi pemerintahan Prabowo. 

"Sehingga pertemuan tersebut tidak akan berpengaruh banyak pada posisi politik PDIP yang telah memilih berada di luar pemerintahan Prabowo-Gibran," demikian Biran. 

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya