Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Promosi Budaya Sasak bakal Digelar HIMALO di Jakarta

SABTU, 12 APRIL 2025 | 12:58 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Tradisi adat Sasak akan diperkenalkan oleh Himpunan Masyarakat Lombok (HIMALO), bekerja sama dengan organisasi Sasak. 

Ketua Umum HIMALO, H. Karman mengatakan acara tersebut akan digelar di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, pada 27 April 2025 mendatang dan menjadi bagian dari silaturahmi antara warga Lombok diaspora yang berada di rantauan.

“Ini acara tahunan, setelah lebaran. Tujuannya untuk silaturahmi untuk meningkatkan keguyuban warga Lombok di perantauan,” kata Karman pada awak media di Jakarta, Jumat 11 April 2025.


Tidak hanya itu, Karman mengatakan acara itu juga diisi dengan kegiatan untuk mempromosikan pariwisata NTB, mengingat HIMALO rutin untuk melakukan promosi pariwisata NTB, khususnya Lombok.

“HIMALO selama ini seringkali mengadakan acara atau event untuk berpartisipasi dalam sosialisasikan potensi pariwisata Lombok NTB, nah ini juga bagian dari itu, ikut promosikan budaya lombok,” ujarnya.

Dalam rangkaian acara halal bihalal tahun ini, Karman memastikan HIMALO bakal fokus memperkenalkan tradisi pernikahan adat Sasak. 

"Kebetulan ada warga lombok yang menikah, jadi sekalian kita begawe atau pesta. Dan peserta yang hadir nantinya akan mengenakan pakaian adat Sasak," sambungnya menerangkan. 

Dia mengungkapkan, ada sekitar seribu peserta yang hadir menggunakan pakaian adat Sasak, sehingga budaya Lombok terutama dalam tradisi pernikahan adat Sasak dapat diketahui publik.

"Untuk mendukung acara, HIMALO akan bekerjasama dengan organisasi Lombok atau Sasak lain yang ada di Jabodetabek, seperti Garda Sasak Indonesia, Laskar Sasak, Masyarakat Adat Sasak dan tentu juga pemerintah provinsi," tambahnya.

“Masyarakat Indonesia perlu kita perkenalkan pariwisata dan budaya Sasak Lombok. Mudah-mudahan semua lancar," tutup Karman.

HIMALO adalah paguyuban warga Lombok diaspora yang berada di rantauan. Profesi anggotanya beragam, mulai dari TNI, Polri, ASN, pegawai BUMN, pengacara dan lain sebagainya.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Bahaya Framing, Publik Jangan Mudah Diadu Domba di Kasus Andrie Yunus

Selasa, 24 Maret 2026 | 19:36

Memahami Trust: Energi yang Hilang

Selasa, 24 Maret 2026 | 19:22

Kapolri Imbau Masyarakat Manfaatkan WFA Jelang Puncak Arus Balik Mudik

Selasa, 24 Maret 2026 | 19:19

Penjualan Tiket KA Jarak Jauh Tembus 101 Persen Saat Libur Lebaran

Selasa, 24 Maret 2026 | 18:45

Polri: Arus Balik Mudik ke Jakarta Meningkat hingga 73 Persen

Selasa, 24 Maret 2026 | 18:29

Badko HMI Jabar Diteror Usai Bahas Aktor Intelektual Kasus Andrie Yunus

Selasa, 24 Maret 2026 | 17:51

Hari ke-12 Operasi Ketupat: Jumlah Kecelakaan 198, Meninggal 18

Selasa, 24 Maret 2026 | 17:01

Mengapa Harga iPhone 15 Tiba-Tiba Melambung Naik Jutaan Rupiah?

Selasa, 24 Maret 2026 | 16:46

Kembali ke KPK, Yaqut: Alhamdulillah Bisa Sungkem

Selasa, 24 Maret 2026 | 16:28

Apa Itu Post Holiday Syndrome Usai Lebaran 2026? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Selasa, 24 Maret 2026 | 16:18

Selengkapnya