Berita

Hary Tanoesoedibjo dan Donald Trump/Net

Politik

Harry Tanoe Patut Ikut Serta dalam Delegasi Negosiasi dengan Trump, tapi ...

SABTU, 12 APRIL 2025 | 11:32 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Ketua Umum Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo (HT), dinilai patut ikut serta dalam rombongan delegasi pemerintah Indonesia  untuk bernegosiasi dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terkait kebijakan tarif. 

Dosen ilmu pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pamulang (FISIP UNPAM) Efriza memandang, peluang Indonesia menghasilkan negosiasi yang positif dengan Trump juga dapat dipengaruhi oleh tokoh-tokoh yang ikut dalam rombongan delegasi. 

"Jadi, ditenggarai negosiasi ini diyakini memungkinkan akan berhasil," ujar Efriza kepada RMOL, pada Sabtu, 12 April 2025.


Kendati begitu, pengamat Citra Institute itu mengingatkan bahwa kedekatan personal antara Hary Tanoe dengan Trump tidak menjadi faktor utama keberhasilan negosiasi. 

"Kekhawatiran dari negosiasi adalah tidak banyak keuntungan yang didapatkan oleh Indonesia," sambungnya menegaskan. 

Efriza memandang ketergantungan pada personal seseorang dalam negosiasi menimbulkan citra yang tidak sepenuhnya positif terhadap pemerintah. 

"Negosiasi dengan menggunakan kedekatan HT dan Trump yang dikhawatirkan adalah posisi kedaulatan negara ini, seolah urusan dunia perdagangan internasional antar negara yakni Amerika dan Indonesia malah menjadi ranah personal antar HT dan Trump semata," tuturnya. 

Oleh sebab itu, magister ilmu politik Universitas Nasional (UNAS) itu mendorong kepada pemerintah untuk terlebih dahulu membangun narasi yang memperkuat kedaulatan Indonesia terhadap kebijakan Trump dalam mengambil pilihan negosiasi. 

"Sebaiknya pemerintah sebelum negosiasi juga perlu kehati-hatian dan cermat untuk mengkomunikasikan kepada publik mengenai cara dan tujuan bernegosiasinya," demikian Efriza menambahkan.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Kuota Batu Bara Turun, Laba Bisnis Tambang Astra Tergerus 28 Persen

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:33

Denny Indrayana Walk Out dari Sidang Gugatan Ijazah Gibran

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:17

Laba Otomotif Astra Naik 8 Persen

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:13

Maroko Kembangkan Pelabuhan Raksasa Berkapasitas 20 Juta Kontainer

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:11

Lewat Program Pelita, AHY Ajak Warga Manfaatkan Energi Surya

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:10

Normalisasi Sungai di Jakarta Dikebut Jelang Musim Hujan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:02

Laba Astra Tergerus 12 Persen, Ini Penyebabnya

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:58

Raja Juli Batal Bahas Karhutla di DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:43

Film Laut Bercerita Resmi Tayang di Bioskop Indonesia

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:20

BGN Perluas MBG Prasmanan, Sasar 5.000-10.000 Dapur hingga Akhir Tahun

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:19

Selengkapnya