Berita

Terusan Panama/Net

Dunia

Perkuat Pengaruh AS, Trump Akan Kerahkan Pasukan ke Terusan Panama

SABTU, 12 APRIL 2025 | 10:52 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Amerika Serikat (AS) akan mengerahkan pasukan ke sejumlah pangkalan di sepanjang Terusan Panama untuk membangun kembali pengaruh AS atas jalur air vital tersebut.

Dikutip dari AFP, Sabtu 12 April 2025, menurut kesepakatan terbaru yang ditandatangani oleh pejabat keamanan tinggi dari kedua negara, personel militer AS bisa dikerahkan ke fasilitas-fasilitas yang dikuasai Panama untuk pendidikan, latihan, dan kegiatan lainnya.

Meskipun kesepakatan itu tidak mengizinkan AS membangun pangkalan permanennya sendiri di tanah genting tersebut, Washington diberi kekuasaan luas untuk mengerahkan sejumlah personel yang tidak ditentukan ke pangkalan-pangkalan, beberapa di antaranya dibangun Amerika ketika menduduki zona kanal beberapa dekade lalu.


Sejak dilantik kembali pada Januari, Presiden AS Donald Trump telah berulang kali mengklaim bahwa China memiliki pengaruh terlalu besar atas terusan tersebut, yang menangani sekitar 40 persen lalu lintas kontainer AS dan lima persen perdagangan dunia.

Pemerintahannya telah berjanji untuk "mengambil kembali" kendali atas jalur perairan strategis yang didanai, dibangun, dan dikendalikan oleh Amerika Serikat hingga tahun 1999.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya