Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Perang Tarif Bikin Dolar AS Limbung

SABTU, 12 APRIL 2025 | 07:20 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Dolar Amerika Serikat (AS) terus melemah terhadap mata uang utama dunia. 

Pada penutupan perdagangan Jumat,  indeks Dolar (indeks DXY) yang mengukur kekuatan Dolar terhadap sejumlah mata uang utama termasuk Yen dan Euro, turun 0,56 persen ke 99,958.

Ini menjadi level terendah sejak April 2022 dan mencatatkan penurunan mingguan terbesar sejak awal Maret lalu.


Kebijakan Presiden AS Donald Trump telah mengguncang pasar dalam beberapa hari belakangan dan mendorong aksi jual global sehingga menggoyahkan posisi Dolar sebagai aset lindung nilai utama.

Dolar AS merosot 0,9 persen ke posisi 0,81650 Franc Swiss,. Dolar AS juga turun 0,51 persen ke level 144,05 Yen, level terendah sejak September 2024. 

Terhadap Euro, Dolar juga loyo. Euro melonjak 1,25 persen ke 1,134050 Dolar AS, tertinggi sejak Februari 2022. 

Dolar AS harus mengalah pada Poundsterling yang menguat 0,9 persen terhadap dan diperdagangkan pada 1,30825 Dolar AS. 

Mata  uang Yuan China tertekan terhadap Euro yang mencapai level tertinggi dalam 11 tahun di pasar luar negeri. Namun Yuan menguat terhadap Dolar AS. Terakhir, Dolar AS menyusut 0,45 persen terhadap Yuan ke posisi 7,2807.

Pelemahan Dolar ini terjadi setelah China menaikkan tarif atas impor asal AS menjadi 125 persen dari sebelumnya 84 persen, sebagai balasan atas keputusan Trump yang meningkatkan tarif terhadap barang-barang asal China sehingga total menjadi 145 persen. 

Melemahnya Dolar AS akhirnya membuat harga emas melesat, melampaui 3.200 Dolar AS per ons dan menyentuh rekor tertinggi baru.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Ambang Batas Parlemen Moderat Cukup 2,5 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 20:04

Eks Kepala PPATK: Demutualisasi BEI Kebutuhan Mendesak, Faktor Pertemanan Permudah Penyimpangan

Senin, 02 Februari 2026 | 19:50

Ribuan Warga Kawanua Rayakan Natal dan Tahun Baru dengan Nuansa Budaya

Senin, 02 Februari 2026 | 19:45

Catat! Ini 9 Sasaran Operasi Keselamatan Jaya 2026 dan Besaran Dendanya

Senin, 02 Februari 2026 | 19:45

Prabowo Terima Dirut Garuda dan Petinggi Embraer di Istana, Bahas Apa?

Senin, 02 Februari 2026 | 19:41

Menkeu Purbaya Singgung Saham Gorengan Saat IHSG Anjlok, Apa Itu?

Senin, 02 Februari 2026 | 19:29

Alur Setoran Kades dan Camat ke Sudewo Ditelisik KPK

Senin, 02 Februari 2026 | 19:23

Horor Sejarah Era Jim Crow

Senin, 02 Februari 2026 | 19:14

10 Surat Tanah yang Tidak Berlaku Lagi mulai Februari 2026

Senin, 02 Februari 2026 | 19:12

5 Takjil Khas Daerah Indonesia Paling Legendaris

Senin, 02 Februari 2026 | 18:53

Selengkapnya