Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Rupiah Menguat ke Rp16.722, Mayoritas Mata Uang Asia Ikut Cerah

JUMAT, 11 APRIL 2025 | 10:16 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Nilai tukar (kurs) Rupiah terpantau kembali menguat ke Rp16.722 per Dolar AS pada pembukaan perdagangan Jumat 11 April 2025.

Mata uang Garuda itu menguat 50,5 poin atau tumbuh 0,30 persen dari perdagangan sebelumnya, usai Presiden Amerika Serikat (AS) menunda penerapan tarif baru selama 90 hari ke sejumlah negara.

Berdasarkan pantauan, mayoritas mata uang di kawasan Asia kompak menguat pagi ini. Seperti Yen Jepang yang menguat 0,73 persen, Baht Thailand melesat 0,39 persen, dan Yuan China tumbuh 0,01 persen.


Selanjutnya Peso Filipina menguat 0,29 persen, Won Korea Selatan naik 0,15 persen, Dolar Singapura ikut menguat 0,22 persen dan Dolar Hong Kong tumbuh 0,02 persen pada pagi ini.

Tak hanya mata uang Asia, mayoritas mata uang utama negara maju ikut bergerak ke zona hijau. Euro Eropa tercatat melesat 1,06 persen, disusul Dranc Swiss yang menguat 0,56 persen, dan Poundsterling Inggris menguat 0,35 persen.

Selain itu Dolar Kanada ikut tumbuh 0,36 persen dan Dolar Australia menguat 0,11 persen.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya