Berita

Kolase Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden AS Donald Trump/RMOL

Politik

Prabowo Perlu Hati-hati Negosiasi ke Trump

KAMIS, 10 APRIL 2025 | 18:32 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Langkah yang diambil Presiden Prabowo Subianto dalam merespons kenaikan tarif barang impor ke Amerika Serikat oleh Presiden Donald Trump, dianggap tepat namun tetap membutuhkan kehati-hatian.

Dosen ilmu pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pamulang (FISIP UNPAM), Efriza memandang, langkah negosiasi terhadap tarif Trump harus memuat poin-poin yang tidak berakibat pada deindustrialisasi. 

Sebab menurutnya, ada potensi pertukaran kepentingan ekonomi dalam proses negosiasi antara delegasi Indonesia dengan Trump dan juga jajarannya di pemerintahan Amerika Serikat. 


"Jangan sampai malah meningkatkan impor kita atas produk dari Amerika," ujar Efriza kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, pada Kamis, 10 April 2025.

Pengamat politik dari Citra Institute ini mensinyalir, kebaikan tarif impor yang dikenakan Trump terhadap Indonesia, apabila dinegosiasikan untuk diperkecil akan memunculkan penawaran baru. 

"Sebab (ada) sinyal (Indonesia) menambah volume impor, dan ini menjadi pilihan agar terjadi keseimbangan neraca perdagangan," tuturnya. 

Efriza khawatir dampaknya akan meningkatkan volume impor dan mempengaruhi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Malah akhirnya terjadi kebijakan tidak seimbang di dalam negeri. APBN dipilih kebijakannya efisiensi anggaran, tapi untuk jalinan perdagangan dan hubungan internasional dengan Amerika malah beresiko terhadap APBN," tambahnya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Harga Minyak Dunia Menetap di Level 84 Dolar AS

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:17

Kejaksaan Agung Casablanca Bebaskan A.M. demi Jaga Objektivitas Proses Hukum

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:16

Usulan Nasdem Naikkan Ambang Batas Diduga untuk Jegal PSI

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:14

Komisi XII DPR: Kelangkaan BBM di Sumut Bukan Persoalan Biasa

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:58

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Dolar AS Melemah ke Rp17.943

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:45

Pertarungan Bisnis Adidas-Nike dan Pundi Pundi FIFA di Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:44

Pulau Baai Butuh Solusi Permanen, Bukan Pengerukan Berulang

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:39

Emas Antam Anjlok Rp27.000, Satu Gram Jadi Rp2,6 Juta

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:31

Bobby Adhityo Dicecar KPK soal Pengaturan Temuan Audit BPK

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:26

Terungkap, 307 Ribu QR Code BBM Subsidi Bermasalah Diblokir

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:17

Selengkapnya