Berita

Rocky Gerung/Net

Politik

Rocky Gerung Siap Berdialog dengan Presiden Prabowo

KAMIS, 10 APRIL 2025 | 15:42 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Presiden Prabowo Subianto berkeinginan untuk berdialog dengan sejumlah tokoh yang dikenal vokal mengkritik arah masa depan Indonesia, khususnya setelah Kabinet Merah Putih mulai bekerja di bawah kepemimpinannya. 

Beberapa nama seperti Refly Harun dan Rocky Gerung disebut secara langsung oleh Presiden sebagai sosok yang ingin diajak berdiskusi terbuka soal arah kebijakan pemerintahannya.

Menanggapi undangan tersebut, Rocky Gerung memberikan respon positif. Ia menilai ajakan Presiden Prabowo merupakan langkah penting dan strategis yang datang di waktu yang tepat.


"Undangan Pak Prabowo itu akan jadi satu event yang urgensinya dapat. Konteksnya tersedia dan intinya ini akan jadi peristiwa yang penting, timing-nya pas di saat momen diperlukan," ujar Rocky lewat kanal YouTube miliknya, Kamis 10 April 2025.

Menurutnya, niat Presiden untuk mendengar pandangan oposisi mencerminkan pemahaman mendalam akan prinsip demokrasi. 

Ia menyebut bahwa dalam demokrasi, oposisi hadir untuk mencegah potensi otoritarianisme dan membantu pemerintah tetap pada rel yang benar.

"Yang justru ingin dikenali adalah ini jenis oposisi apa? oposisi asal ngomong? asal omon-omon atau oposisi yang substansial?" sambung Rocky.

Sosok yang akrab disapa RG itu memandang undangan Presiden Prabowo ini sebagai peluang untuk mengevaluasi arah bangsa secara menyeluruh.

“Ini akan jadi satu titik historis untuk mengevaluasi secara sempurna, apakah rezim ini mengarah pada Indonesia gelap atau rezim ini memang sedang berupaya untuk meninggalkan Indonesia gelap," tegasnya.

Jika ajakan ini benar-benar terwujud, pertemuan antara Presiden Prabowo dan para pengkritiknya bisa menjadi ruang dialog konstruktif yang memperkaya demokrasi Indonesia.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya