Berita

Menteri Luar Negeri Sugiono/Net

Dunia

Menlu RI Pastikan Warga Gaza Hanya Ditampung Sementara, Bukan Relokasi ke Indonesia

KAMIS, 10 APRIL 2025 | 15:23 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono menegaskan bahwa Indonesia tidak akan melakukan relokasi warga Gaza, melainkan hanya akan menampung mereka untuk sementara waktu. 

Klarifikasi ini muncul sebagai respons terhadap spekulasi mengenai peran Indonesia dalam merespons krisis kemanusiaan yang terjadi akibat perang di Gaza.

Menlu RI mengungkapkan bahwa Indonesia telah lama menunjukkan komitmennya dalam mendukung perjuangan Palestina. 


"Solidaritas rakyat dan Pemerintah Indonesia ditunjukkan melalui berbagai bantuan, baik dalam bentuk peningkatan kapasitas, pembangunan infrastruktur, dan bantuan kemanusiaan," kata Menlu dalam pernyataan resmi pada Kamis, 10 April 2025.

Indonesia, lanjutnya, selalu mendukung penyelesaian konflik Palestina-Israel melalui prinsip Solusi Dua Negara dan mendesak penghentian segala bentuk kekerasan.

Menlu juga menekankan bahwa Indonesia siap berperan lebih aktif dalam penyelesaian konflik ini, jika diminta oleh pihak terkait.

"Indonesia juga siap menerima korban perang, terutama warga sipil yang membutuhkan pengobatan dan perawatan di Indonesia," ungkap Menlu. 

Ia juga menambahkan bahwa Indonesia siap memberikan perawatan kepada anak-anak yatim piatu yang menjadi korban perang dan mengalami trauma.

Namun sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, Menlu menegaskan bahwa keberadaan warga Gaza di Indonesia akan bersifat sementara dan tidak dimaksudkan untuk memindahkan mereka dari tanah airnya. 

"Saya ingin menegaskan sekali lagi bahwa Indonesia menolak setiap upaya yang akan merekolasi atau memindahkan Warga Palestina dari Tanah Airnya. Setiap upaya yang mengubah 'demografi' Gaza merupakan pelanggaran hukum internasional," jelasnya.

Indonesia juga telah mengirimkan Tim Kesehatan TNI ke Mesir dan Gaza untuk melakukan misi kemanusiaan, serta bekerja sama dengan negara-negara seperti Mesir, Turki, Qatar, dan UAE, yang telah lebih dulu menerima warga Palestina sebagai korban perang.

Menlu RI menyatakan bahwa Indonesia saat ini sedang melakukan konsultasi dengan berbagai negara, terutama Pemerintah Palestina, untuk memastikan bahwa segala langkah yang diambil demi kepentingan rakyat Palestina dan mendapat dukungan dari negara-negara di kawasan. 

"Di tingkat nasional, Kemlu akan berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait untuk menindaklanjuti arahan Presiden mengenai aspek teknis pelaksanaan bantuan tersebut," tambah Sugiono.

Menurut Menlu, waktu pelaksanaan rencana tersebut akan ditetapkan apabila semua konsultasi dengan berbagai negara dan persiapan teknis dapat diselesaikan.

"Saat ini, Pemerintah Indonesia sedang melanjutkan konsultasi dengan berbagai negara dan persiapan di dalam negeri sebelum pelaksanaan rencana tersebut," tandasnya.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

IPC TPK Catat Pertumbuhan Positif pada Awal Triwulan II 2026

Selasa, 19 Mei 2026 | 16:10

Rekayasa Lalin di Harmoni Berlaku hingga September Imbas Proyek MRT Jakarta

Selasa, 19 Mei 2026 | 16:01

Membaca Ulang Tantangan Klaim Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:59

Belum Ada Update Nasib 5 WNI yang Ditahan Israel

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:58

Cadangan Beras RI Tembus 5,37 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52

Optimisme Pemerintah Jangan Sekadar Lip Service

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:50

KSAD Tegaskan Pembubaran Nobar ‘Pesta Babi’ Atas Permintaan Pemda

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:45

Beras RI Berlimpah, Zulfikar Suhardi Harap Harga Tetap Terjangkau

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:26

Prabowo Dijadwalkan Hadir di DPR Bahas RAPBN 2027

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:26

Dosen Lintas Kampus Kolaborasi Dorong Perlindungan Kerja

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:15

Selengkapnya