Berita

Ketua Umum Partai Gerindra yang kini menjadi Presiden ke-8, Prabowo Subianto dengan Ketua Umum PDIP yang merupakan Presiden ke-5, Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

Bertemu di Lebaran, Isu Keretakan Prabowo-Megawati Tak Terbukti

KAMIS, 10 APRIL 2025 | 14:09 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Dugaan keretakan antara Ketua Umum Partai Gerindra yang kini menjadi Presiden ke-8, Prabowo Subianto dengan Ketua Umum PDIP yang merupakan Presiden ke-5, Megawati Soekarnoputri dianggap sebagai isu belaka.

Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia, Ali Rif'an berpandangan, terdapat kejadian yang menegasikan isu keretakan antara Prabowo dan Megawati pasca perhelatan pemilihan presiden (Pilpres) 2024.

"Presiden Prabowo Subianto dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri bertemu Senin malam, 7 April 2025. Pertemuan secara tertutup dan berlangsung selama 1,5 jam tersebut mengindikasikan hubungan Prabowo-Megawati baik-baik saja," ujar Ali kepada RMOL, Kamis, 10 April 2025.


Menurutnya, pertemuan yang terjadi di kediaman Megawati di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, tersebut juga membantah sejumlah asumsi publik mengenai sebab dugaan keretakan dia tokoh itu.

"Isu keretakan hubungan keduanya, terlebih ketika Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto ditetapkan tersangka oleh KPK, dan instruksi Megawati soal retret kepala daerah, terbantahkan sudah," tuturnya.

Lebih lanjut, Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta itu menilai, pertemuan Prabowo-Megawati juga telah tepat waktu, dan memberikan ketenangan kepada publik.

"Pertemuan kedua tokoh politik tersebut dilakukan pada momentum yang tepat, yakni saat suasana Lebaran dan di saat situasi ekonomi global dan nasional yang tidak menentu," demikian Ali menambahkan.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya