Berita

Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR, Mardani Ali Sera saat aksi di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS), Jakarta/RMOL

Politik

Mardani Ali Sera: Alhamdulillah Delegasi Israel Walkout, Dunia Inginkan Palestina Merdeka

KAMIS, 10 APRIL 2025 | 13:36 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sidang Umum Inter-Parliamentary Union (IPU) ke-150 yang digelar di Tashkent, Uzbekistan, Rabu 9 April 2025, diwarnai aksi walkout delegasi Israel. 

Aksi itu terjadi ketika delegasi Indonesia secara tegas menyuarakan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina dan mendorong solusi dua negara (two-state solution).

Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI, Mardani Ali Sera, menyambut peristiwa itu dengan penuh syukur. 


Ia menyebut walkout tersebut sebagai tanda kekalahan moral dan diplomatik Israel dalam forum internasional, yang selama ini kerap didominasi kekuatan negara-negara Barat.

“Alhamdulillah, di sidang umum IPU ke-150, delegasi Israel walkout karena kalah total dalam membahas two-state solution untuk Palestina," kata Mardani lewat akun X miliknya, Kamis 10 April 2025.

Ketua DPP PKS itu menuturkan kejadian ini merupakan pertama kalinya terjadi. Mardani meyakini saat ini semua negara menginginkan perdamaian dan kemerdekaan untuk Palestina.

Menurutnya, sikap Indonesia yang konsisten dan vokal dalam membela Palestina merupakan bentuk tanggung jawab moral dan historis. Palestina adalah salah satu negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia, dan kini saatnya Indonesia membalas dukungan itu.

“Karena kita punya utang konstitusi kepada Palestina," tegasnya.

Mardani juga mengungkapkan optimisme atas keberhasilan resolusi yang mendorong two-state solution di forum IPU tersebut. Langkah ini adalah bagian penting dalam mewujudkan perdamaian dan keadilan di Timur Tengah.

“Insya Allah akan segera berhasil membuat Israel dan negara-negara pendukungnya kalah," pungkasnya.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya