Berita

Kebersamaan Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri/Ist

Politik

Pertemuan Prabowo-Megawati Hidupkan Gotong Royong Grassroot

RABU, 09 APRIL 2025 | 14:45 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden ke-5 RI yang juga Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri potensi mendamaikan kubu yang berseberangan. 

Direktur Eksekutif Sentral Politika, Subiran Paridamos menilai, PDIP yang tidak bergabung dalam koalisi pemerintahan Presiden Prabowo telah membuka komunikasi dengan Presiden Prabowo. 

"Pertemuan Presiden Prabowo dan Megawati memang sangat diharapkan pasca perbedaan haluan politik Pilpres 2024, apalagi Megawati dan PDIP mengambil posisi sebagai oposisi pemerintahan Prabowo-Gibran," ujar Biran akrab disapa kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Rabu, 9 April 2025.


Ia memandang, pertemuan kedua tokoh yang pernah berkoalisi pada Pilpres 2009 dengan akronim Mega-Pro tersebut sangat diharapkan sebagai teladan kebijaksanaan politik.

"Karena bisa merekonsiliasi elite dan grassroot masing-masing untuk bersatu dalam membangun bangsa meski berada dalam posisi politik yang bersebelahan," tuturnya. 

Oleh karena itu, magister ilmu politik Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) ini meyakini, pertemuan Prabowo-Megawati bisa mematahkan perilaku dan budaya politik nasional yang terjebak hanya pada rutinitas perebutan kekuasaan dan melahirkan polarisasi politik. 

"Padahal ada esensi lain dalam demokrasi selain perebutan kekuasaan, yakni konsolidasi dan rekonsiliasi visi kebangsaan demi pembangunan nasional dengan semangat persatuan dan gotong royong," demikian Biran menambahkan.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya