Berita

Ketua MPR Ahmad Muzani menerima kunjungan silaturahmi Duta Besar Mesir Yasser Hassan Farag Elshemy dan Duta Besar Kerajaan Hasyimiyah Yordania untuk Indonesia Sudqi Al Omoush di kediamannya, Jakarta, Selasa 8 April 2025/Ist

Politik

Ketua MPR: Tindakan Kelompok Radikal Bisa Cederai Perjuangan Rakyat Palestina

RABU, 09 APRIL 2025 | 13:42 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ketua MPR Ahmad Muzani menerima kunjungan silaturahmi Duta Besar Mesir Yasser Hassan Farag Elshemy dan Duta Besar Kerajaan Hasyimiyah Yordania untuk Indonesia Sudqi Al Omoush di kediamannya, Jakarta, Selasa 8 April 2025.

Selain silaturahmi lebaran, kunjungan ini membahas tentang perjuangan kemerdekaan Palestina yang saat ini masih terus diupayakan.

"Saya disampaikan bahwa dukungan Indonesia sangatlah penting bagi Palestina. Sebab Yordania merupakan penanggung jawab Al Quds dan Masjid Al Aqsa," kata Muzani.


"Pun demikian juga Mesir menyampaikan bahwa dukungan dan bantuan Indonesia kepada warga Palestina masuk melalui Mesir," imbuhnya.

Muzani menjelaskan, perjuangan rakyat Palestina harus mendapat dukungan penuh dan dihargai. Jangan sampai perjuangan yang sudah berjalan puluhan tahun ini dirusak dengan tindakan radikal dari kelompok-kelompok yang justru hanya menambah beban perjuangan itu.

"Inilah yang dikhawatirkan oleh saudara-saudara kita di sana yaitu adanya kelompok yang tidak sabar sehingga menggunakan cara-cara ekstrim radikal yang justru dapat mencederai perjuangan tersebut dan hanya memperparah keadaan. Dan inilah yang diharapkan Israel," tuturnya.

Muzani menegaskan sikap pemerintah Indonesia dibawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto tidak akan bergeser.

Sejak dulu dan seterusnya, lanjut Sekretaris Jenderal Partai Gerindra itu, Indonesia akan tetap komit mendukung kedaulatan dan kemerdekaan Palestina.

"Bagi pemerintah Indonesia, bagi Presiden Prabowo, dukungan Indonesia kepada saudara-saudara kita di Palestina tidak hanya dilatarbelakangi oleh adanya kesamaan keyakinan, tapi lebih dari itu yakni soal kemanusiaan," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya