Berita

Presiden Prabowo Subianto/Ist

Dunia

Prabowo Kirim Menlu RI untuk Atur Proses Evakuasi 1.000 Warga Gaza

RABU, 09 APRIL 2025 | 10:19 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan kesiapan Indonesia untuk lebih aktif dalam membantu penyelesaian konflik di Gaza dan kawasan Timur Tengah. 

Langkah ini dilakukan sebagai respons terhadap permintaan banyak pihak yang menginginkan peran lebih besar dari Indonesia dalam mengatasi masalah kemanusiaan di wilayah tersebut.

“Walaupun Indonesia berada jauh dari kawasan tersebut, tapi Indonesia adalah negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia,” ujar Prabowo dalam pernyataan pers jelang keberangkatannya di Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta pada Rabu dini hari, 9 April 2025


Presiden menekankan bahwa Indonesia memiliki posisi strategis sebagai negara non-blok yang bebas aktif dalam mendukung penyelesaian konflik internasional tanpa terikat pada blok manapun. 

Menurutnya, Indonesia dapat diterima oleh semua pihak yang bertikai berkat netralitas dan komitmennya terhadap perdamaian.

“Saya kira posisi ini membuat kita memang memiliki tanggung jawab. Indonesia siap bila diminta oleh semua pihak terlibat untuk berperan sesuai dengan kapasitas dan kemampuan kami,” tegasnya.

Prabowo juga menegaskan bahwa Indonesia sudah lama siap mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Gaza, termasuk tim medis yang bekerja di tengah kondisi yang sangat berbahaya. 

“Kami sudah kirim tim medis yang terus bekerja di Gaza dalam kondisi cukup berbahaya. Rumah sakit tempat kami bekerja sering ditembaki. Saya bersyukur dan terima kasih kepada prajurit kita dari kesehatan TNI yang bekerja di situ,” tambahnya.

Sebagai bagian dari upaya lebih lanjut, Indonesia siap untuk menerima korban luka dan trauma dari Gaza. Prabowo berencana mengirimkan Menteri Luar Negeri RI Sugiono guna berdiskusi dengan pihak-pihak terkait, termasuk Pemerintah Palestina, mengenai pelaksanaan evakuasi bagi warga Gaza yang membutuhkan pertolongan.

"Nanti segera kirim Menlu untuk diskusi dengan pemerintah palestina dengan pihak daerah tersebut bgmn pelaksanaanya untuk kami siap evakuasi mereka yang luka-luka mereka yang kena trauma anak-anak yatim piatu siapapun boleh," ujar Prabowo.

Ia memperkirakan pada gelombang pertama evakuasi akan ada 1.000 warga Gaza yang dibawa ke Indonesia.

"Kami siap akan kirim pesawat-pesawat untuk angkut mereka, kita perkirakan mungkin jumlahnya 1.000 untuk gelombang pertama," ujar Prabowo.

Namun, Prabowo menekankan bahwa evakuasi ini akan dilakukan dengan syarat bahwa semua pihak terkait menyetujui hal tersebut. Selain itu, mereka yang dievakuasi akan berada di Indonesia hanya sementara hingga kondisi Gaza memungkinkan mereka untuk kembali ke tanah kelahiran mereka setelah pulih.

“Bila mereka pulih dan sehat kembali, serta kondisi di Gaza sudah memungkinkan, mereka harus kembali ke daerah asal. Ini adalah sikap pemerintah Indonesia,” tegasnya.

Presiden juga menambahkan bahwa pemerintah Indonesia terus menerima permintaan untuk berperan aktif dalam membantu penyelesaian konflik di Gaza, meskipun situasi di sana sangat kompleks. 

“Ini sesuatu yang rumit, tidak ringan, tapi komitmen RI dalam mendukung keselamatan rakyat Palestina dan kemerdekaan Palestina mendorong kami untuk berperan lebih aktif,” tuturnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya