Berita

Pembalap tim Aprilia, Jorge Martin, disarankan tidak buru-buru kembali membalap/Dok Aprilia

Olahraga

Martin Disarankan Marquez Tak Buru-buru Balik Balapan

SENIN, 07 APRIL 2025 | 15:05 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Juara bertahan MotoGP, Jorge Martin, disarankan untuk tidak buru-buru kembali membalap. Meskipun sudah tiga seri MotoGP 2025 dilewatkan begitu saja.

Saran ini datang dari sesama pembalap MotoGP, Marc Marquez. Martin pun percaya dengan kata-kata The Baby Aliens yang sudah merasakan pahitnya cedera berkepanjangan.

"Marc dan pembalap lainnya, seperti Pecco (Bagnaia), mengatakan kepada saya untuk meluangkan waktu saya, tidak terburu-buru," ucap Martin dikutip dari Crash, Senin 7 April 2025.


"Itu adalah saran terbaik. Dalam kasus Marc, apa yang dia katakan tentang hal-hal ini sangat berat karena dia terluka untuk waktu yang lama," sambungnya.

Jorge Martin sudah absen di MotoGP Thailand, MotoGP Argentina, dan MotoGP Amerika Serikat. 

Berdasarkan pemeriksaan medis terbaru, kondisi fisik Martin dikabarkan terus membaik. Martin pun berpotensi untuk berlaga pada MotoGP Qatar di Sirkuit Losail, Doha, yang digelar pada 11-13 April 2025.

Namun Martin sadar, pemulihan cederanya masih memerlukan waktu. Jadi sebuah kesalahan jika ia terburu-buru memutuskan untuk kembali. Sebab, hal itu bakal berisiko dan membuat pemulihan menjadi lebih lama.

"Saya tidak akan berada di Austin, rencananya adalah di Qatar, tetapi belum ada yang pasti, jadi saya belum tahu. Saya sangat menantikan untuk bergabung kembali dengan tim saya, Aprilia, dan mengendarai motor yang luar biasa ini," kata Martin dikutip dari laman MotoGP, Senin 7 April 2025. 

Martin mengalami patah tulang tangan kanannya dan beberapa tulang di kaki kirinya usai kecelakaan hebat pada sesi pra-musim dan di sesi latihan sebelum balapan perdana di GP Thailand 2025. 

Tak cuma itu, rider 27 tahun ini juga mendapat cedera otot di tulang rusuknya. Sejak saat itu, Martin pun absen dari sirkuit.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Logam Mulia Kembali Berkilau Ditopang Penurunan Dolar AS

Kamis, 03 September 2026 | 08:15

Wall Street Bangkit dari Tekanan Berkat Aksi Borong Saham

Kamis, 03 September 2026 | 07:57

BeZakat 2026 Kembali Dibuka, Sasar Lulusan SMA dari Keluarga Kurang Mampu

Kamis, 03 September 2026 | 07:44

BBHI Mau Dibeli Lagi, Allo Bank Siapkan Dana Rp300 Miliar

Kamis, 03 September 2026 | 07:26

Bursa Eropa Tertekan, STOXX 600 Terseret Lonjakan Harga Minyak

Kamis, 03 September 2026 | 07:11

UUD 1945 Asli dan Penyelamatan Peradaban

Kamis, 03 September 2026 | 06:50

Pengelolaan Gas Andaman Didorong di Daratan Aceh, PR Hilirisasi Menanti

Kamis, 03 September 2026 | 06:22

TNI Gercep Evakuasi Warga Antisipasi Meningkatnya Aktivitas Gunung Sinabung

Kamis, 03 September 2026 | 05:59

Polemik BYAN Harus Dibaca sebagai Uji Kesiapan Regulator

Kamis, 03 September 2026 | 05:29

Produktivitas Bawang Merah Melejit Lewat Inovasi Startup Binaan IPB

Kamis, 03 September 2026 | 04:50

Selengkapnya