Berita

Pantauan udara di Tol Boyolali, Jawa Tengah, Minggu, 6 April 2025/Ist

Presisi

LEBARAN 2025

Pantauan Udara: Arus Balik Tol dan Arteri Boyolali Ramai Lancar

MINGGU, 06 APRIL 2025 | 15:22 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Patroli udara dilakukan Polres Boyolali untuk memantau kondisi lalu lintas arus balik Lebaran 2025 di sejumlah ruas tol utama dan jalur arteri, Minggu, 6 April 2025.

Pemantauan udara dilakukan menggunakan drone di rest area KM 487B Tol Boyolali serta jalur arteri di sekitar GT Banyudono hingga radius 3 km untuk mengamati potensi kemacetan dan kendala lalu lintas.

Patroli udara dipantau langsung AKBP Rosyid Hartanto selaku Kepala Operasi Ketupat Candi 2025 Polres Boyolali bersama tim Humas Polres Boyolali. Berdasarkan pengamatan, AKBP Rosyid menyebut strategi rekayasa lalu lintas yang diterapkan sejak malam sebelumnya efektif.


“Sejak pukul 19.00 WIB malam kemarin, kami telah menerapkan sistem rekayasa buka tutup di rest area dan GT wilayah Boyolali untuk arus balik pemudik menuju Jakarta. Arus kendaraan sebagian besar lancar tanpa penumpukan signifikan di ruas-ruas tertentu,” ujar AKBP Rosyid Hartanto diberitakan Kantor Berita RMOLJateng.
 
Sebagai langkah antisipasi terhadap situasi darurat, Polres Boyolali juga menyiagakan tim derek gratis dan ambulans dari Dinas Kesehatan Boyolali di sekitar GT Boyolali.

Tim ini siap sedia melakukan evakuasi cepat jika terjadi kecelakaan lalu lintas untuk dibawa ke rumah sakit rujukan seperti RSPA Pandanaran Boyolali, RS Indriati, dan rumah sakit lainnya.

Data arus lalu lintas selama 24 jam terakhir, tercatat ada 7.454 kendaraan menggunakan akses GT Mojosongo, ementara di GT Banyudono tercatat 15.211 kendaraan atau dengan persentase sekitar 25 sampai 30 persen pemudik memulai perjalanan balik menuju kota asal mereka, terutama ke Jakarta.

“Kami berharap arus balik tahun ini dapat berjalan dengan lancar, aman, dan nyaman. Polri, bersama dengan stakeholder terkait, berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi para pemudik,” tambah AKBP Rosyid Hartanto.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

Lima Destinasi Wisata di Bogor Bisa Jadi Alternatif Nikmati Libur Lebaran

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:02

Program Mudik Gratis Presisi 2026 Cermin Nyata Transformasi Polri

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:51

Negara-negara Teluk Alergi Iran

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:37

Jika Rakyat Tak Marah, Roy Suryo Cs sudah Lama Ditahan

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:13

Gegara Yaqut, KPK Tak Tahan Digempur +62 Siang Malam

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:23

Waspada Kemarau Panjang Landa Jawa Barat

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:15

KPK Ikut Ganggu Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:01

Elektrifikasi Total

Rabu, 25 Maret 2026 | 03:37

Kasus Penahanan Yaqut Jadi Kemunduran Penegakan Hukum

Rabu, 25 Maret 2026 | 03:18

Selengkapnya