Berita

Kebersamaan Prabowo Subianto dengan Megawati Soekarnoputri dan Joko Widodo pada Asian Games 2018/Net

Politik

Prabowo Serius Ingin Satukan Megawati dan Jokowi

MINGGU, 06 APRIL 2025 | 09:59 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Presiden Prabowo Subianto dianggap serius ingin menyatukan seluruh tokoh bangsa dengan mengirimkan anaknya, Didit Hediprasetyo menemui Megawati Soekarnoputri dan Joko Widodo.

Komunikolog politik dan hukum nasional, Tamil Selvan alias Kang Tamil mengatakan, keinginan Prabowo menyatukan seluruh tokoh-tokoh bangsa merupakan komitmen serius untuk membangun bangsa.

"Nah, keseriusan itu dia tunjukkan dengan mengirim anaknya, bukan mengirim utusannya yang lain. Nah, ini menunjukkan bentuk keseriusan," kata Kang Tamil kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Minggu, 6 April 2025.


Ia menilai, Prabowo sengaja mengirim anaknya untuk menghindari adanya penggiringan opini atau isu tertentu jika Prabowo sendiri yang menyambangi Megawati dan Jokowi.

"Apalagi status Prabowo hari ini adalah seorang presiden, yang lebih tentu banyak persoalan-persoalan yang lebih penting terkait bangsa dan negara yang membutuhkan waktu dan konsentrasinya," tutur Kang Tamil.

Akademisi Universitas Dian Nusantara ini menilai, mempersatukan tokoh-tokoh bangsa juga merupakan agenda penting. Untuk itu Prabowo mengirim anaknya yang bebas dari intrik politik.

"Nah, itu pesannya sebenarnya. Kenapa harus Didit? Karena Didit ini terlepas dari seluruh intrik politik yang ada hari ini. Tidak masuk dalam faksi A, tidak masuk dalam faksi B, tidak masuk dalam faksi C. Sehingga bisa lebih netral dan lebih tulus membawa proposal persatuan bangsa dan negara," jelasnya.

Kang Tamil meyakini, selain silaturahmi, Didit menyambangi Megawati dan Jokowi dipastikan membawa proposal persatuan tokoh-tokoh bangsa hari ini.

"Apalagi tokoh-tokoh itu adalah mantan-mantan presiden, guna mendukung pemerintahan ini untuk lebih baik ke depan. Kenapa? Karena banyak sekali tantangan-tantangan pemerintahan kita ini yang sedang menunggu. Terutama tentang resesi-resesi ekonomi yang diprediksi oleh banyak ahli-ahli," pungkas Kang Tamil.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Intelijen AS: Iran Bakal Perpanjang Perang untuk Goyang Trump di Pemilu Sela

Minggu, 06 September 2026 | 16:27

Pengunjung Lampung Financial Festival 2026 Antusias Jajal Layanan Digital BNI

Minggu, 06 September 2026 | 16:06

Erupsi Anak Krakatau, 12 Penerbangan Malaysia Airlines ke Jakarta Dibatalkan

Minggu, 06 September 2026 | 15:51

Debu Vulkanik Tebal Selimuti Bandar Lampung

Minggu, 06 September 2026 | 15:36

Trump Ancam Serang Gunung Pickaxe Iran dalam Waktu Dekat

Minggu, 06 September 2026 | 15:25

Gugatan Denny Indrayana soal Ijazah Gibran Berpeluang Ditolak MK

Minggu, 06 September 2026 | 14:49

Denmark Tegaskan Dukungan Terhadap Otonomi Sahara Maroko

Minggu, 06 September 2026 | 14:18

BNPB Gencarkan OMC Redam Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau di Jakarta

Minggu, 06 September 2026 | 14:12

Pemantauan Kualitas Udara Diperketat Antisipasi Dampak Sebaran Abu Vulkanik

Minggu, 06 September 2026 | 14:06

Produk Impor Masuk RI Wajib Halal

Minggu, 06 September 2026 | 14:01

Selengkapnya