Berita

Elon Musk/Net

Dunia

Beda dari Trump, Elon Musk Berharap Tarif Dagang Eropa-AS Dihilangkan

MINGGU, 06 APRIL 2025 | 08:54 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Miliarder teknologi Elon Musk menyampaikan harapannya agar ada kebijakan perdagangan nol tarif antara Amerika Serikat (AS) dan Eropa.

Hal itu ia sampaikan pada Sabtu, 5 April 2025 melalui video di sebuah kongres di Florence dari Partai Liga beberapa hari setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan tarif pada mitra dagang.

"Pada akhirnya, saya berharap disepakati bahwa baik Eropa maupun Amerika Serikat harus bergerak idealnya, menurut pandangan saya, ke situasi tarif nol, yang secara efektif menciptakan zona perdagangan bebas antara Eropa dan Amerika Utara," kata Musk, seperti dimuat Reuters.


Berdasarkan rencana Trump yang diumumkan pada hari pekan lalu, Italia, yang memiliki surplus perdagangan besar dengan Amerika Serikat, akan dikenakan tarif umum sebesar 20 persen bersama dengan negara-negara Uni Eropa lainnya.

Diwawancarai oleh pemimpin Liga Matteo Salvini, Musk, yang telah berulang kali menyatakan dukungannya terhadap partai-partai sayap kanan di seluruh Eropa, mengatakan bahwa ia juga berharap untuk melihat kebebasan bergerak yang lebih besar antara Eropa dan Amerika Serikat.

"Jika orang ingin bekerja di Eropa atau ingin bekerja di Amerika Utara, menurut saya mereka harus diizinkan melakukannya," kata Musk, seraya menambahkan bahwa ini "sudah pasti menjadi saran saya kepada presiden."

Musk, yang sebelumnya dekat dengan Perdana Menteri sayap kanan Italia Giorgia Meloni dan partainya Brothers of Italy, juga telah menyatakan dukungannya terhadap Liga Salvini.

Kedua kelompok tersebut memiliki agenda sayap kanan yang keras berdasarkan hukum dan ketertiban, pemotongan pajak, dan tindakan keras terhadap imigrasi ilegal.

Menteri Ekonomi Italia Giancarlo Giorgetti, yang berasal dari Liga, mengatakan sebelumnya pada hari Sabtu bahwa pemerintah menginginkan "de-eskalasi" dengan AS setelah pengumuman tarif Trump, dan memperingatkan agar tidak mengenakan tarif pembalasan.

Musk bulan lalu menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Salvini setelah kepala Liga mengatakan Italia harus memilih perusahaan Starlink miliknya untuk memperoleh sistem komunikasi satelit.

Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

UPDATE

Banjir, Macet, dan Kemiskinan di Jakarta Mendesak Dituntaskan

Senin, 23 Februari 2026 | 06:07

Jokowi Memang sudah Selesai, Tapi Masih Ada Gibran dan Kaesang

Senin, 23 Februari 2026 | 05:39

Tiga Waria Positif HIV Usai Terjaring Razia di Banda Aceh

Senin, 23 Februari 2026 | 05:28

Penakluk Raksasa

Senin, 23 Februari 2026 | 05:13

Kisah Tragis Utsman bin Affan: 40 Hari Pengepungan, Satu Mushaf Berdarah

Senin, 23 Februari 2026 | 04:26

Kebangkitan PPP Dimulai dari Jabar

Senin, 23 Februari 2026 | 04:10

Prabowo Tak Beruntung terkait Tarif Trump

Senin, 23 Februari 2026 | 04:05

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Tembok Ratapan Solo Jadi Potret Wajah Kekuasaan Jokowi yang Memudar

Senin, 23 Februari 2026 | 03:27

Persib Kokoh di Puncak Klasemen Usai Tekuk Persita 1-0

Senin, 23 Februari 2026 | 03:00

Selengkapnya