Berita

Ilustrasi McLaren/Dok McLaren

Otomotif

McLaren Merger dengan Forseven

MINGGU, 06 APRIL 2025 | 05:44 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kabar mengejutkan datang dari produsen supercar asal Inggris, McLaren. 

Salah satu produsen mobil mewah ini, dikabarkan melakukan merger dengan perusahaan Start Up, Forseven, yang didukung penuh oleh grup investasi Abu Dhabi, CYVN Holdings.

Dikutip Autocar, Minggu 6 April 2025, salah satu petinggi Forseven mengakui akan menggabungkan Forseven dengan McLaren.


"Yang bisa saya katakan sekarang, kami akan menggabungkan Forseven dan McLaren. Dan perusahaan ini, akan tetap di bawah atau menggunakan nama McLaren," ujar CEO Forseven, Nick Collins, Minggu 6 April 2025.

Forseven sendiri tengah jadi pembicaraan di dunia otomotif Inggris. Perusahaan rintisan asal Inggris ini berhasil menarik beberapa nama besar. 

Seperti CEO Forseven, Nick Collins,  adalah mantan kepala program kendaraan Jaguar Land Rover (JLR). Nick Collins terlibat dalam pengembangan semua model Range Rover, Discovery, dan Defender. Termasuk mengawasi pengembangan Jaguar listrik di masa depan, dan model Range Rover SV berperforma tinggi.

Soal desain di Forseven, dipegang Alister Whelan, yang memiliki peran dalam mendesain interior pada Jaguar antara tahun 2007-2021 dan membantu meluncurkan F-Type dan F-Pace.

Sementara Direktur Pelaksana perusahaan tersebut dijabar Mike Flewitt, CEO McLaren Automotive antara Juni 2012 dan Desember 2021, saat perusahaan meluncurkan model-model penting termasuk hypercar P1 dan Senna.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya