Berita

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi/RMOL

Presisi

Polisi Periksa Pemukul Satpam RS Mitra Keluarga Bekasi Besok

MINGGU, 06 APRIL 2025 | 02:56 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Polisi menjadwalkan pemeriksaan terhadap Afet, terduga pelaku pemukul sekuriti berinisial S (39) di Rumah Sakit Mitra Keluarga, Kota Bekasi.

Rencananya, pemeriksaan sebagai saksi terlapor dilakukan di Polres Metro Bekasi Kota pada Senin, 7 April 2025.

"Pemanggilan terhadap terlapor pada hari Senin, 7 April 2025 jam 10:00 WIB," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, kepada wartawan, Sabtu 5 April 2025.


Kasus ini pun sudah naik ke tahap penyidikan berdasarkan LP/B/687/|II/2025/SPKT/Polres Metro Bekasi Kota/Polda Metro Jaya.

Sejauh ini, penyidik telah memeriksa tiga orang. Yakni istri dari korban selaku pelapor, RI; tenaga maintenance rumah sakit MM, M; serta satu orang sekuriti inisial AS. 

Adapun kasus bermula dari teguran S kepada pelaku karena memarkir kendaraannya secara sembarangan di depan Unit Gawat Darurat (UGD) pada Sabtu 29 Maret 2025 sekitar pukul 22:00 WIB.

Biasanya, halaman UGD atau depan pintu dikhususkan untuk parkir mobil ambulans. Rupanya kendaraan pelaku menghambat kendaraan yang ingin melintas.

Sayangnya, teguran tersebut membuat kemarahan pelaku yang kemudian berujung pada penganiayaan ke S.

Pelaku mendorong, memukul, menarik dan membanting korban hingga terjatuh dan mengalami luka di bagian kepala.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya