Berita

Megawati Soekarnoputri dan Joko Widodo/Net

Politik

Jokowi dan Mega Kekanak-Kanakan, Kalah Dewasa dari Anak Prabowo

JUMAT, 04 APRIL 2025 | 19:47 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Presiden ke-7 RI, Joko Widodo dan Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri dinilai tidak menunjukkan kedewasaan saat memilih absen pada halal bihalal Idulfitri 1446 Hijriah Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara.

Apalagi, banyak yang menduga ketidakhadiran keduanya dilatarbelakangi konflik internal pasca pemecatan Jokowi sebagai kader PDIP.

"Saya kira baik Jokowi maupun Mega sebelas dua belas, sama-sama kekanak-kanakan dengan tidak menghadiri silaturahmi dan halal bihalal yang digelar oleh Prabowo," kata Direktur Pusat Riset Politik, Hukum, dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat, 4 April 2025.


Mega dan Jokowi tidak ubahnya anak-anak yang ngambek, sama-sama tidak hadir dalam budaya halal bihalal yang merupakan ciri khas ke-Indonesiaan," sambung Saiful Anam.

Saiful mencermati, Mega dan Jokowi masih memendam ego pribadinya dengan tidak memanfaatkan momentum untuk saling bermaaf-maafan.

Sikap Jokowi dan Mega ini seakan kontras dengan putra Prabowo, Ragowo Hediprasetyo Djojohadikusumo alias Didit Prabowo yang mendatangi Jokowi dan Mega ke rumahnya masing-masing demi bersilaturahmi.

"Baik Mega maupun Jokowi, jauh lebih dewasa Didit yang melihat politik bukanlah permusuhan selamanya, apalagi momentum Idulfitri yang semestinya saling bermaafan," tutur Saiful.

Akademisi Universitas Sahid Jakarta ini menilai, putra Prabowo lebih dewasa ketimbang Megawati dan Jokowi yang memandang permusuhan adalah abadi dan selamanya.

"Didit lebih dapat mencairkan suasana, meskipun dari segi umur lebih muda namun dapat dikatakan lebih dewasa daripada Jokowi dan Mega," pungkas Saiful.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya