Berita

Dewan Pembina Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Titi Anggraini/Ist

Politik

Perludem Sindir Luhut: Sopan Santun itu Buat UU Tidak Ngebut

JUMAT, 04 APRIL 2025 | 11:24 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pernyataan Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan yang meminta masyarakat menjaga sopan santun dalam mengkritisi kebijakan pemerintah, ditanggapi aktivis demokrasi dan pegiat pemilu, Titi Anggraini. 

Menurutnya, sopan santun bukan hanya urusan rakyat, tetapi juga harus diwujudkan oleh pemerintah dalam setiap proses pengambilan kebijakan.

“Sopan santun itu: buat UU tidak ngebut diam-diam apalagi instan. Prosesnya beneran terbuka, transparan, dan sungguh-sungguh melibatkan masyarakat/pemangku kepentingan," kata Titi lewat akun X miliknya, Jumat 4 April 2025.


Ia juga menyinggung sikap pemerintah yang kerap meminta masyarakat menempuh jalur Mahkamah Konstitusi (MK) jika tidak puas terhadap undang-undang, tanpa membuka ruang dialog sebelumnya.

“Tidak nantangin rakyat modelan, ‘kalau tidak puas, gugat saja ke MK’,” sambung Dosen Hukum Pemilu Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI) itu.

Dewan Pembina Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) itu menolak anggapan bahwa sikap kritis masyarakat dapat mengganggu stabilitas ekonomi dan tata kelola pemerintahan. 

Ia mencontohkan Korea Selatan, yang mampu menunjukkan bahwa dinamika politik dan hukum bisa sejalan dengan pembangunan serta ketertiban negara.

“Asalkan otoritas tidak antikritik serta sistem dijalankan efektif dan setara untuk semua,” tegasnya.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Diam-diam Nusron Wahid Datang ke KPK Tanpa Penjadwalan Pemeriksaan

Rabu, 04 November 2026 | 10:26

Harga Minyak Dunia Turun ke 103 Dolar AS

Rabu, 04 November 2026 | 10:17

Skandal Listyo Sigit jadi Pintu Masuk Seret Jokowi-Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 10:13

Kapolri Terlama yang Sukses Tanam Jagung jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Mahfud MD: Gila!

Rabu, 04 November 2026 | 09:51

Laporan Keuangan Danantara Ditarget Rampung November 2026

Rabu, 04 November 2026 | 09:45

PT Djarum Bayar Cukai Tak Semestinya, Negara Rugi Triliunan Rupiah

Rabu, 04 November 2026 | 09:45

Prabowo Saja Bisa Disadap Apalagi Rakyat Jelata

Rabu, 04 November 2026 | 09:41

Perkuat Hilirisasi, NTB Berpeluang Jadi Sentra Industri Kelapa

Rabu, 04 November 2026 | 09:33

Listyo Sigit Lakukan Kejahatan Paling Jahat

Rabu, 04 November 2026 | 09:30

IHSG Merah, Mayoritas Saham Berguguran

Rabu, 04 November 2026 | 09:20

Selengkapnya