Berita

Menteri Luar Negeri dan Eropa Prancis Jean-Noël Barrot/Ist

Dunia

Prancis Tegaskan Dukungan Penuh untuk Kedaulatan Maroko atas Sahara Barat

JUMAT, 04 APRIL 2025 | 10:32 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah Prancis kembali menegaskan dukungan kuatnya terhadap kedaulatan Maroko atas wilayah Sahara Barat, memperkuat posisi yang telah berulang kali diungkapkan oleh pimpinan tertinggi negara tersebut.

Dalam sidang di hadapan Komite Urusan Luar Negeri Majelis Nasional, Menteri Luar Negeri dan Eropa Prancis Jean-Noël Barrot menegaskan bahwa masa kini dan masa depan Sahara Barat berada dalam kerangka kedaulatan Maroko, sebagai konsekuensi langsung dari rencana otonomi Maroko.

Barrot menambahkan bahwa saat ini tidak ada solusi realistis atau kredibel lain selain rencana otonomi yang diusulkan Maroko, dan menekankan pentingnya pendekatan politik yang dapat diterima bersama dalam kerangka Perserikatan Bangsa-Bangsa. 


“Kami mendukung upaya PBB menuju dialog ini,” ujarnya, seperti dimuat dalam keterangan pers yang diterima redaksi pada Jumat, 4 April 2025. 

Ia juga menyatakan bahwa dirinya akan segera membahas isu ini lebih lanjut dengan Menteri Luar Negeri Maroko, Nasser Bourita, dalam pertemuan yang dijadwalkan berlangsung di Paris dalam beberapa hari mendatang.

Dukungan ini senada dengan pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang sebelumnya telah menegaskan sikap negaranya dalam surat kepada Raja Mohammed VI pada Juli 2024. 

Dalam surat tersebut, Macron menyatakan bahwa “Prancis menganggap bahwa masa kini dan masa depan Sahara Barat berada dalam kerangka kedaulatan Maroko.”

Presiden Macron juga memperkuat sikap ini dalam pidato bersejarah di hadapan Parlemen Maroko pada 29 Oktober 2024. 

“Dan saya menegaskan kembali di sini di hadapan Anda. Bagi Prancis, masa kini dan masa depan wilayah ini berada dalam kerangka kedaulatan Maroko. Otonomi di bawah kedaulatan Maroko adalah kerangka di mana pertanyaan ini harus diselesaikan,” tegasnya.

Pernyataan-pernyataan tersebut mencerminkan konsistensi posisi Prancis dalam mendukung integritas teritorial Maroko serta rencana otonomi yang dianggap sebagai dasar solusi damai dan jangka panjang untuk konflik Sahara Barat.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya