Berita

Ilustrasi satelit Amazon Kuiper/Amazon

Tekno

Perang Luar Angkasa Dimulai, Amazon Luncurkan Satelit Saingan Starlink

KAMIS, 03 APRIL 2025 | 14:59 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Amazon mengumumkan tanggal peluncuran 27 satelit pertama untuk Proyek Kuiper. 

Peluncuran satelit ini untuk bersaing dengan Starlink milik Elon Musk.

Dalam pernyataan pada Rabu, 2 April 2025, Amazon menyebutkan bahwa misi "Kuiper Atlas 1" akan diluncurkan pada 9 April dari Stasiun Angkatan Ruang Angkasa Cape Canaveral, Florida.


Roket Atlas 5, yang dikembangkan oleh Boeing dan Lockheed Martin melalui perusahaan patungan United Launch Alliance, akan membawa satelit-satelit tersebut ke luar angkasa. Ini merupakan bagian dari kesepakatan besar yang ditandatangani Amazon pada 2022.

Misi ini menandai dimulainya penyebaran penuh jaringan Kuiper, yang akan terdiri dari sekitar 3.000 satelit di orbit rendah Bumi. Tujuan proyek ini adalah menyediakan internet berkecepatan tinggi secara global dan bersaing dengan Starlink dari SpaceX.

“Kami telah melakukan banyak pengujian di darat untuk mempersiapkan misi ini. Namun, ada beberapa hal yang hanya bisa dipelajari saat satelit benar-benar terbang," kata Rajeev Badyal, Wakil Presiden Kuiper di Amazon, dikutip dari Reuters, Kamis 3 April 2025.

"Ini akan menjadi pertama kalinya kami menerbangkan desain satelit final dan pertama kalinya kami meluncurkan begitu banyak satelit sekaligus," tambahnya.

Amazon pertama kali mengumumkan Proyek Kuiper pada 2019 dan mengalokasikan investasi sebesar 10 miliar dolar AS. Proyek ini melibatkan tim insinyur yang sebelumnya bekerja di Starlink sebelum mereka diberhentikan oleh Musk pada tahun sebelumnya.

Sejak itu, SpaceX telah meluncurkan sekitar 8.000 satelit Starlink dan memiliki lebih dari lima juta pengguna di 125 negara. 

Starlink telah mengubah pasar komunikasi satelit global dan menarik perhatian militer serta badan intelijen yang ingin memanfaatkannya untuk komunikasi yang aman.

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

DPR: Penjualan Air Keras Tak Bisa Dilarang Total

Senin, 16 Maret 2026 | 12:16

DPP Arun Dukung Penutupan SPPG Nakal Sunat Anggaran

Senin, 16 Maret 2026 | 12:12

Jumlah Pemudik di Terminal Kalideres Menurun Dibanding Tahun Lalu

Senin, 16 Maret 2026 | 12:10

Perang di Ruang Server

Senin, 16 Maret 2026 | 12:04

Komisi III DPR Keluarkan Rekomendasi Perlindungan untuk Aktivis Andrie Yunus

Senin, 16 Maret 2026 | 12:03

Pos Kesehatan Disiapkan di Titik Keberangkatan Pemudik

Senin, 16 Maret 2026 | 12:02

DPR Siap Panggil Polisi Jika Penyelidikan Kasus Andrie Yunus Mandek

Senin, 16 Maret 2026 | 11:54

Emas Antam Turun Jelang Lebaran

Senin, 16 Maret 2026 | 11:40

Guterres Akui DK PBB Tak Mampu Hentikan Konflik Global

Senin, 16 Maret 2026 | 11:25

KPK Sita Rp1 Miliar Saat Geledah Rumah Kadis PUPR dalam Kasus Suap Bupati Rejang Lebong

Senin, 16 Maret 2026 | 11:16

Selengkapnya