Berita

Bursa Efek Indonesia (BEI)/RMOL

Bisnis

Angka Penjualan Naik Signifikan, BOAT Kantongi 11 Juta Dolar AS di 2024

KAMIS, 03 APRIL 2025 | 12:36 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Emiten Pelayaran, PT Newport Marine Services Tbk (NMS) dengan kode BOAT mencatatkan peningkatan penjualan di 2024 menjadi 11,4 juta Dolar AS. 

Angka ini naik sebanyak 20 persen dibandingkan dengan 9,5 juta Dolar AS pada tahun sebelumnya. 

Dalam keterbukaan informasi di laman Bursa Efek Indonesia (BEI) disebutkan bahwa beban pokok pendapatan mengalami kenaikan 10 persen dari 7,59 juta Dolar AS pada 2023 menjadi 8,35 juta Dolar AS pada 2024, namun  laba kotor perusahaan meningkat dari 1,96 juta Dolar AS menjadi 3,10 juta Dolar AS pada 2024.


Laba bersih BOAT juga melonjak dari 65.582 Dolar AS pada periode sebelumnya menjadi 1.174.207 Dolar AS di 2024.

Perusahaan menyambut baik kinerja positif ini. 

"Kami sangat senang dengan hasil kinerja yang telah kami raih pada tahun 2024. Peningkatan laba yang signifikan ini menunjukkan bahwa perusahaan kami telah berada di jalur yang tepat dalam menghadapi tantangan industri kelautan yang dinamis," ujar Direktur Utama PT Newport Marine Services Tbk, Sujaya Soekarno Putra, dikutip Kamis 3 April 2025. 

Kinerja tersebut juga didorong oleh peningkatan harga sewa kapal yang sudah dimulai pada kuartal pertama di 2025. 

Total aset perusahaan meningkat dari 34,7 juta Dolar AS menjadi 36,2 juta Dolar AS. Kenaikan ini sejalan dengan pertumbuhan ekuitas yang juga meningkat dari 34,7 juta Dolar AS menjadi 36,2 juta Dolar AS. 

Jumlah liabilitas perusahaan juga berhasil ditekan, turun 29 persen menjadi 12,28 juta Dolar AS.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya